Mencermati Doa Menteri Agama pada Peringatan HUT ke-81 RI

Rektor UIN SMH Banten, Prof Muhammad Ishom
Sumber :
  • Taufik Hidayat/Viva Banten

Karena itu, doa pada peringatan kemerdekaan sebaiknya tidak dipotong menjadi beberapa kalimat lalu diberi label “menjilat” atau “laporan statistik”. Doa adalah ibadah dan ungkapan harapan kepada Allah agar bangsa ini diberi keselamatan, persatuan, keadilan, kesejahteraan, serta pemimpin yang mampu menjalankan amanah.

img_title Seminar di UIN Banten, KH Matin Syarkowi Beberkan Perjuangan Panjang hingga Hari Santri Nasional Resmi Diakui Negara

Pada akhirnya, hadis tentang tiga orang di dalam gua mengajarkan bahwa amal saleh dapat menjadi wasilah dalam doa. Perkataan Fudhail bin ‘Iyadh menunjukkan bahwa mendoakan pemimpin dapat diniatkan untuk kemaslahatan yang lebih luas.

Oleh karenanya, kita cukup membalas doa dengan bacaan Amin! dengan harapan doa terkabul. Kita handaknya paham bahwa yang dituju dalam doa bukan manusia, melainkan Allah. Manusia berikhtiar, amal saleh menjadi wasilah, sedangkan Allah-lah satu-satunya Zat yang mengabulkan doa.

img_title UIN SMH Banten Cetak Sejarah, 5 Guru Besar Baru Dikukuhkan, Siap Jadi Motor Kemajuan Banten

*) Opini ini ditulis oleh M. Ishom el Saha, Guru Besar dan Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

**) Segala bentuk tanggungjawab atas tulisan tersebut adalah mutlak dari penulis bukan dari Redaksi VIVA Banten.

img_title Kisah Abdullah bin Salam Terganggu "Tabunan" Tetangga