Diskominfo Tangsel dan GPS Gagas Digitalisasi Masjid Untuk Bangun Fondasi Spiritual Masyarakat
- istimewa
VivaBanten – Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen terus berupaya menata ulang wajah perkotaan melalui pendekatan keagamaan yang adaptif dan berbasis teknologi.
Bersama Gerakan Pejuang Subuh (GPS) Tangsel, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggagas program digitalisasi masjid secara menyeluruh serta mendirikan pusat inovasi teknologi untuk kalangan muda, sebuah langkah strategis yang dinilai mampu menjawab tantangan disrupsi era modern.
"Rangkaian kegiatan akbar ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, bertepatan dengan 2 Rabiul Awwal 1448 Hijriah, di mana agenda utama yang mengusung tema 'Digitalisasi Masjid untuk Tangsel Religius' akan dipusatkan di Masjid Al-Kautsar Villa Dago, Pamulang, yang diawali secara khidmat dengan pelaksanaan ibadah Subuh berjamaah guna memperkuat ukhuwah islamiyah, mempererat kebersamaan, sekaligus membangun fondasi spiritual yang kokoh di tengah masyarakat luas," ujar Kepala Dinas Kominfo Tangsel, TB Asep Nurdin dalam keterangannya, Jumat, 14 Agustus 2026.
Asep menerangkan bahwa inisiatif ini lahir di tengah perdebatan panjang mengenai relevansi institusi keagamaan di tengah laju modernitas. Penguatan literasi digital bagi santri dan remaja masjid bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi krusial.
Mengingat di tengah gelombang informasi yang kerap dibayangi arus disinformasi dan polarisasi digital, generasi muda Islam dituntut bertransformasi dari sekadar konsumen pasif produk teknologi menjadi kreator, inovator, dan penjaga moral di ruang siber.
“Melalui penguasaan keterampilan teknis tingkat lanjut seperti pemrograman (coding), penciptaan konten kreatif bernilai edukasi (content creation), hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence), rumah ibadah diharapkan mampu menjadi titik nol lahirnya ekosistem ekonomi umat berbasis komunitas yang tangguh dan berdaya saing global,” tegas Asep.
Masjid Ashabul Yamin di Komplek BAP 1, Kota Serang
- Taufik Hidayat/VIVA Banten
Sebagai manifestasi nyata dari visi tersebut, Asep mengungkapkan, peresmian GPS Digital Academy & Innovation Center disebar di sejumlah titik strategis, termasuk di Masjid Al-Kautsar, Vila Dago, Pamulang.
Kehadiran akademi ini dirancang khusus untuk menjembatani kesenjangan akses teknologi dengan memberikan pelatihan gratis dan terstruktur bagi seluruh kalangan remaja masjid di wilayah Tangerang Selatan.
"Masjid harus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Melalui digitalisasi masjid dan kehadiran GPS Digital Academy ini, kita ingin memastikan bahwa remaja masjid di Tangerang Selatan tidak hanya kuat secara akidah dan akhlak, tetapi juga cakap teknologi dan siap menghadapi era kecerdasan buatan," kata Asep.