Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
- Istimewa.
VivaBanten – Ribuan masyarakat tampak memadati Alun-alun Kota Cilegon pada Rabu, 30 Juli 2026. Beragam kegiatan seperti fashion show dengan bahan limbah, pertunjukan seni budaya hingga bazar UMKM meramaikan gelaran Gebyar Bakti Wanita Nusantara.
Agenda tersebut menjadi kolaborasi organisasi perempuan dalam menampilkan kretivitas, mengembangkan potensi hingga mendorong pemberdayaan perempuan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Berbagai agenda, mulai dari senam, penampilan seni dan budaya, peragaan busana berbahan limbah atau fashion perca, mewarnai dan melukis bagi anak-anak, talkshow, hingga pameran dan bazar produk UMKM.
Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten, Irna Narlita mengungkapkan, ia takjub melihat kemeriahan serta keterlibatan masyarakat serta berbagai organisasi perempuan dalam agenda tersebut.
"Saya mengapresiasi dan memberikan penghargaan sangat tinggi terhadap kegiatan melibatkan dan memberdayakan perempuan. Ada juga penampilan anak-anak yang merupakan generasi emas. Kegiatan ini sebaiknya dijadikan agenda rutin karena memberikan kesan dan dampak nyata bagi masyarakat," ungkapnya, Kamis, 30 Juli 2026.
Kata Irna, keterlibatan UMKM dalam kegiatan itu juga menciptakan perputaran ekonomi sekaligus membuka peluang produk-produk lokal dikenal lebih luas.
"UMKM terlibat dan uang berputar. Karya-karya hebat dapat dilihat dan dilirik masyarakat maupun wisatawan. Produk kuliner, fesyen, kerajinan, hingga kemasan produk yang semakin menarik dan naik kelas. Dengan begitu, UMKM kami harapkan semakin maju," paparnya.
Irna mendorong organisasi perempuan terus berkolaborasi dan menghadirkan pemberdayaan sesuai dengan potensi dan kebutuhan anggotanya. Menurutnya, pemberdayaan dapat dimulai dari lingkup terkecil, baik di tingkat desa, kelurahan, maupun kecamatan.
"Perempuan perlu terus diberdayakan melalui keterampilan, pelatihan, bimbingan teknis, serta pengembangan potensi sesuai dengan minat dan keahliannya. Jika perempuan berdaya, maka ekonomi di lingkungan desa, kecamatan, hingga kota juga akan terus bergerak dan berkembang," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran GOW Kota Cilegon serta berbagai pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kemajuan sebuah daerah tidak hanya dapat diukur melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus dilihat dari keberhasilan dalam memberdayakan perempuan serta mendorong keterlibatan aktif perempuan dalam pembangunan.
Fashion Show dari Limbah di Alun-alun Kota Cilegon.
- Istimewa.
“Pembangunan di Kota Cilegon tidak luput dari persatuan dan kerja keras para perempuan. Kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari sejauh mana pemberdayaan perempuan dapat berjalan. Kekuatan perempuan tidak bisa dianggap remeh dan Kota Cilegon masih sangat membutuhkan kontribusi serta peran perempuan dalam berbagai aspek pembangunan,” ujarnya.
Fajar berharap Gebyar Bakti Wanita Nusantara tidak hanya menjadi kegiatan seremonial yang dilaksanakan dalam satu hari, tetapi dapat menjadi awal dari gerakan pemberdayaan yang berkelanjutan.
“Saya berharap agenda hari ini tidak hanya menjadi festival satu hari semata. Pemberdayaan seperti ini harus dilakukan dalam jangka panjang. Seperti tema kegiatan, ‘Bersatu dalam Kebersamaan, Berdaya dalam Karya’, semangat tersebut harus diterapkan tidak hanya dalam kegiatan ini, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus terus bersatu dan terus berkarya,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi kreativitas peserta yang mampu mengolah bahan yang sebelumnya dianggap tidak bernilai menjadi karya fesyen yang menarik dan bernilai ekonomi.
“Dari bahan limbah dapat menjadi karya yang bermanfaat dan dipertontonkan. Ini menunjukkan bahwa dengan pola pikir kreatif, sesuatu yang awalnya dianggap sebagai masalah dapat diolah menjadi peluang dan karya yang lebih bernilai,” katanya.
Lebih lanjut, Fajar menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama dan kekompakan seluruh pihak, bukan hanya keberhasilan seorang pemimpin.
“Keberhasilan sebuah acara bukan hanya karena pemimpinnya, tetapi karena adanya tim yang hebat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi, kebersamaan, dan semangat saling bahu-membahu dapat menghasilkan dampak yang positif bagi masyarakat," ungkapnya.
Di tempat yang sama, Ketua GOW Kota Cilegon, Nur Kusuma Ngarasati, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang berjalan sesuai harapan. Ia menyebut, sejak pagi kegiatan tersebut telah dihadiri sekitar 1.500 masyarakat dan mampu memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi pelaku UMKM.
“Alhamdulillah agenda hari ini berjalan sesuai dengan harapan kami, tentunya bermanfaat dan berdampak. Kami juga tidak menyangka antusiasme masyarakat begitu besar. Sejak pagi sudah sekitar 1.500 orang hadir dan perputaran ekonomi juga luar biasa. Sebanyak 300 voucher untuk UMKM yang kami sediakan seluruhnya habis digunakan,” ujarnya.
Raras menambahkan, GOW Kota Cilegon berkomitmen untuk terus merangkul dan membantu organisasi perempuan dalam mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki, baik melalui penguatan UMKM, digitalisasi, peningkatan keterampilan, maupun pelatihan public speaking.
“Masih banyak potensi perempuan dan organisasi yang belum dapat berkembang secara optimal. Insya Allah, kami akan membantu sesuai dengan kebutuhan, baik dalam pengembangan UMKM, digitalisasi, maupun peningkatan kemampuan lainnya. Kami mengajak seluruh pihak di Kota Cilegon untuk bersama-sama mendukung agar perempuan Cilegon dapat berdaya, berjaya, dan memiliki mental baja,” pungkasnya.
Kegiatan Gebyar Bakti Wanita Nusantara menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi organisasi perempuan dapat menghadirkan ruang kreatif, memperkuat solidaritas, mendorong pertumbuhan UMKM, serta membuka peluang bagi perempuan dan generasi muda untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi bagi pembangunan Kota Cilegon.