Rektor UIN SMH Banten ke Lebak, KKN Nusantara 2026 Dipacu Jadi Penggerak Perubahan Banten Selatan

Rektor UIN SMH Banten, Prof Muhammad Ishom
Sumber :
  • Humas UIN SMH Banten

VIVA BANTEN – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, Prof Muhammad Ishom, menegaskan bahwa mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara 2026 harus menjadi motor perubahan bagi masyarakat. Pesan itu disampaikan saat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan KKN Nusantara di Kecamatan Leuwidamar dan Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Rabu kemarin.

img_title 750 Lulusan UIN Banten Resmi Diwisuda, Prof Ishom Ingatkan Jejak Digital Jadi Penentu Masa Depan Karier

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program pengabdian berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi agar berbagai program yang dijalankan mahasiswa mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di wilayah Banten Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, Prof. Muhammad Ishom didampingi jajaran Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN SMH Banten bersama seluruh Kepala Pusat LP2M dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN/S).

img_title Bela Lokal, Beli Lokal! Pesan Budi Rustandi Saat Buka Kota Serang Fair 2026

Menurut Prof. Ishom, KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik. Lebih dari itu, mahasiswa harus menjadikan pengabdian sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat melalui berbagai program yang memberikan solusi terhadap persoalan di lapangan.

Ia menilai kehadiran mahasiswa harus mampu menghadirkan manfaat, semangat baru, dan kebahagiaan bagi masyarakat. Karena itu, peserta KKN diminta memahami makna filosofis pengabdian, bukan hanya fokus menyelesaikan program kerja yang telah disusun.

img_title UIN Banten dan Badiklat BPK RI Jalin Kemitraan, Dosen Didorong Tembus Jurnal SINTA 2, Riset Keuangan Negara

"Pengabdian kepada masyarakat pada aspek praktisnya adalah hal yang biasa, namun pada level filosofisnya, ini adalah tentang bagaimana kita membawa kebahagiaan di tengah masyarakat. Kehadiran KKN Nusantara di Banten Selatan sengaja dirancang agar mahasiswa dapat meneladani jejak dakwah Sultan Maulana Hasanuddin yang mengedepankan pendekatan damai tanpa pamrih," ujar Prof. Muhammad Ishom, Kamis (6/8/2026).

Rektor juga mengingatkan mahasiswa mengenai sejarah penyebaran Islam di Banten oleh Sultan Maulana Hasanuddin yang dilakukan melalui pendekatan damai. Nilai tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat selama menjalankan program pengabdian.

Selain itu, Prof. Ishom meminta seluruh peserta KKN secara rutin menulis pengalaman mereka dalam logbook. 

Menurutnya, catatan tersebut akan menjadi dokumentasi penting sekaligus sumber pengetahuan mengenai kehidupan sosial, budaya, serta dinamika masyarakat Banten Selatan yang dapat dimanfaatkan oleh generasi berikutnya.

Halaman Selanjutnya
img_title