Festival Cisadane Bukukan Transaksi Rp10,5 Miliar, Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Tangerang
- istimewa
VIVA Banten - Pemerintah Kota Tangerang, resmi menutup gelaran Festival Cisadane 2026. Pada penutupan tersebut, pihaknya turut membukukan nilai transaksi selama festival sebesar Rp10,5 miliar.
Di mana, festival tersebut turut melibatkan para pelaku UMKM yang berdasarkan data, jumlah booth yang berpartisipasi meningkat lebih dari dua kali lipat, dari 90 booth pada 2025 menjadi 190 booth pada 2026.
"Alhamdulillah, capaian pelaksanaan event kali ini juga menunjukkan adanya peningkatan omzet para pelaku UMKM dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Tingkat hunian hotel di Kota Tangerang juga mengalami kenaikan seiring meningkatnya jumlah wisatawan dan tamu dari berbagai daerah yang datang menikmati Festival Cisadane," kata Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, Senin, 27 Juli 2026.
Lanjut dia, dengan nilai transaksi tersebut, Festival Cisadane ke depan harus mampu berkembang tidak hanya dari sisi jumlah pengunjung dan dampak ekonomi, tetapi juga menjadi ruang edukasi yang membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
"Ini sangat membanggakan, kami berkomitmen agar Festival Cisadane di masa mendatang semakin berkualitas, tertata, inklusif, ramah lingkungan, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Kota Tangerang," ujarnya.
Di balik besarnya dampak ekonomi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang juga menegaskan komitmennya menjadikan Festival Cisadane sebagai festival berkelas nasional yang mengusung konsep green event atau penyelenggaraan acara yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program selama Festival Cisadane 2026.
"Di festival ini kita juga mengusung konsep go green, seperti penerapan aksi bersih Sungai Cisadane, penanaman pohon, pengelolaan sampah, hingga berbagai kegiatan edukasi lingkungan yang melibatkan masyarakat," ucap dia.
Ditambah, saat ini Festival Cisadane masuk dalam daftar 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang ditetapkan Kementerian Pariwisata menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan festival sehingga mampu bersaing di tingkat nasional.
"Saya optimistis, dengan semangat kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Festival Cisadane bukan hanya mampu mempertahankan posisinya sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara, tetapi juga terus meningkatkan kualitasnya hingga menjadi salah satu festival terbaik di Indonesia," ungkapnya.