Genjer-genjer yang Terstigma G30S dan PKI

Tanaman Genjer di Persawahan.
Sumber :
  • Viva

VivaBantenGenjer memiliki nama Limnocharis Flava, merupakan tanaman liar yang biasa di konsumsi masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu kala, terutama di wilayah perkampungan. 

img_title Forum Pemred Indonesia; Negara Harus Memastikan Tidak ada Penghalangan Kerja Jurnalistik, Termasuk di Istana

Biasa tumbuh liar di persawahan, sungai maupun rawa, masyarakat dengan mudah mendapatkannya secara gratis, kemudian di masak menjadi lalapan atau tumis genjer.

Lagu Genjer-genjer sempat mengisi ruangan Istana Negara hingga dikaitkan dengan gerakan G30S maupun PKI. Ternyata lagu rakyat berbahasa Osing, Banyuwangi, Jawa Timur, yang diciptakan oleh seniman Bernama Muhammad Arief sekitar tahun 1940'an.

img_title Sufmi Dasco Terima Tanda Jasa dan Penghormatan dari Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara

Lagu yang menggambarkan penderitaan rakyat ditengah penjajahan Jepang itu, terinspirasi dari penderitaan rakyat Banyuwangi yang kesulitan mendapatkan makanan maupun beras, sehingga terpaksa memakan genjer untuk mengganjal perutnya.

Lagu Genjer-genjer adalah lagu rakyat tentang sebuah perjuangan bertahan hidup dan melawan penjajahan.

img_title Susaningtyas Bakal Lanjutkan Komitmen Kartika Soekarno Foundation: Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

Tumis Genjer.

Photo :
  • Viva

Lagu itu kemudian populer ketika dinyanyikan ulang oleh Bing Slamet dan Lilis Suryani pada 1962. Hingga meramaikan Istana Negara di kepemimpinan Presiden Soekarno

Berisikan penderitaan dan perjuangan rakyat, lagu itu kemudian di manfaatkan oleh PKI untuk kampanye, sehingga di asosiasikan dekat dengan komunis 

Lagu Genjer-genjer bertiga PKI semakin menguat setelah muncul kembali di film G30S. Setelah G30S, pemerintahan Orde Baru melarang lagu ini karena stigmatisasi komunis.

Dalam film besutan sutradara Arifin C Noer tersebut, lagu ini digunakan untuk mengiringi scene ketika para jenderal diculik, diinterogasi, dan 'disiksa' oleh anggota Gerwani. 

Lagu Genjer-genjer kembali dinyanyikan saat Soeharto lengser sebagai Presiden, tahun 1998. Sejak saat itulah, musisi Indonesia kembali menyanyikan lagu tersebut, meski stigma sebagai lagu PKI belum hilang sepenuhnya di sebagian masyarakat.

Daun dan Batang Genjer.

Photo :
  • Viva

Berikut lirik lagu Genjer-genjer;

Genjer-genjer nong kedokan pating keleler.

Genjer-genjer nong kedokan pating keleler.

Emake thulik, teka-teka mbubuti genjer.

Emake thulik, teka-teka mbubuti genjer.

Ulih sak tenong, mungkur sedhot sing tulih-tulih.

Genjer-genjer saiki wis digawa mulih.

Genjer-genjer di petak sawah berhamparan.

Arti lagu Genjer-genjer;

Genjer-genjer di petak sawah berhamparan Ibu si bocah, datang mencabuti genjer.

Ibu si bocah, datang mencabuti genjer.

Halaman Selanjutnya
img_title