Susaningtyas Bakal Lanjutkan Komitmen Kartika Soekarno Foundation: Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
- Istimewa
VivaBanten – Kartika Soekarno Foundation (KSF) tidak hanya memperkuat komitmennya terhadap kesehatan ibu dan anak dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia tahun 2025, tapi juga menyoroti pentingnya memahami sejarah perjuangan kemerdekaan secara utuh.
Putri bungsu Proklamator RI Soekarno, Kartika Soekarno turut merefleksikan makna kemerdekaan yang sesungguhnya pada tahun ini. Kartika selaku Pendiri KSF, menyampaikan refleksi mendalam tentang perjalanan bangsa Indonesia.
“Ayah saya, Bung Karno adalah salah satu bapak pendiri bangsa yang perjuangannya sering disalahtafsirkan. Sama seperti kisah kemerdekaan kita yang penuh dengan lapisan sejarah yang belum sepenuhnya terungkap,” kata Kartika melalui keterangan tertulis pada Selasa (19/8).
Makanya, Kartika sebagai anak yang tumbuh dengan warisan sejarah ayahnya seorang proklamator membentuk perspektif unik yayasan ini untuk membangun generasi bangsa yang lebih baik ke depannya.
KSF didirikan tahun 1998, yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan kesehatan ibu-anak melalui pendekatan berbasis masyarakat dan kearifan lokal.
"Kami percaya bahwa memahami sejarah secara jujur adalah dasar untuk membangun masa depan yang lebih baik," ujar Kartika.
Pengibaran Bendera Merah Putih di Dasar Laut.
- TNI AL Banten
Kartika Soekarno menekankan kemerdekaan bukan hanya tentang bebas dari penjajahan fisik, tetapi juga dari belenggu ketidaktahuan dan ketidakadilan.
“Perjuangan ayah saya dan para pahlawan kita akan sia-sia jika kita masih melihat anak-anak Indonesia menderita gizi buruk atau perempuan tidak mendapatkan hak kesehatan yang layak,” imbuhnya.
Untuk itu, Kartika mengatakan KSF berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan organisasi internasional, untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan berkeadilan.
"Ini adalah revolusi kita yang belum selesai," ungkapnya.
Kini, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati diperkenalkan sebagai Ketua Yayasan Kartika Soekarno Foundation (KSF) yang bergabung sejak tahun 2024. Tentunya, Susaningtyas akan meneruskan komitmen KSF dalam memperjuangkan pemberdayaan perempuan dan kesehatan ibu-anak.
“Visi kami tetap konsisten meningkatkan pemberdayaan perempuan dan kesehatan ibu-anak, karena inilah fondasi bangsa yang kuat," kata Susaningtyas.
Paduan suara di HUT ke80 RI wilayah Kabupaten Tangerang
- istimewa
Ke depan, Susaningtyas mengatakan KSF akan memperluas program gizi dan kesehatan dasar di daerah terpencil, mengembangkan pusat pelatihan keterampilan bagi perempuan, serta memperkuat edukasi pendidikan dan juga kesehatan.