Sifat Manusia Menurut Primbon Jawa
- TvOneNews.com
VivaBanten – Sifat atau karakteristik seseorang menurut primbon Jawa berbeda-beda. Menurut pengertian, primbon merupakan kitab warisan leluhur Jawa yang berorientasi pada hubungan kehidupan manusia dengan alam semesta.
Kemudian menurut Kamis Besar Bahasa Indonesia (KBBI), primbon di maknai sebagai kitab yang berisikan ramalan, buku yang menghimpun berbagai pengetahuan kejawaan, berisi rumus ilmu gaib, sistem bilangan yang pelik untuk menghitung hari mujur, dan mengurus segala macam kegiatan yang penting.
Sedangkan secara harfiah, Primbon berasal dari kata Rimbu, yang berati simpanan dari bermacam-macam catatan oleh orang jawa pada zaman dahulu yang kemudian diturunkan atau disebarluaskan kepada generasi berikutnya.
Primbon jawa sebagian besar berisi bahasan mengenai perhitungan, perkiraan, peramalan nasib, meramal watak manusia, dan yang lainnya.
Perhitungan serta ramalan yang beragama itu menggunakan penanggalan atau kalender sebagai dasarnya yang terdiri dari gabungan sedemikian rupa dari hari dan weton.
Ilustrasi Weton Jawa.
- TvOneNews.com
Berikut sifat atau karakteristik hari pasaran menurut Primbon Jawa:
1) Wage atau Lakuning Geni
Dikenal sebagai pribadi yang setia dan penurut, kadang kurang berambisi tinggi. Sering dianggap sebagai pribadi yang keras kepala.
2) Pon, Aras Pepet atau Satriya Wibawa
Pemilik pasaran ini memiliki sifat yang cerdas, cita-cita tinggi dan pandai menangkap peluang yang ada.
3) Pahing, Lakuning Lintang atau Aras Kembang
Aura kepemimpinannya kuat, lebih menonjol dibandingkan yang lain dan kerap menyendiri.
4) Legi, Lakuning Angin atau Tunggak Semi
Dikenal sebagai pribadi yang ceria, pandai bergaul dan murah rezeki.
5) Kliwon, Aras Tuding atau Sumur Sinaba
Mudah bergaul dan tempat meminta nasihat. Pribadi yang berkharisma dan memiliki intuisi kuat.