Makna Mendalam Lagu Gundul-gundul Pacul, Pesan untuk Pemimpin Agar Tidak Sombong

Ilustrasi Gundul-gundul Pacul.
Sumber :
  • Kolase

VivaBanten – Lagu Gundul-gundul Pacul dikenal sebagai lagu anak-anak di era sekitar tahun 1980-an. Belum diketahui pasti siapa penciptanya.

img_title Prediksi Puncak Arus Balik Idul Fitri 2026 di Pelabuhan Merak dan Bakauheni

Namun sejumlah artikel mencatatkan bahwa lagi tersebut diciptakan oleh Sunan Kalijaga, sekitar tahun 1.400-an.

Selain menciptakan lagu Gundul-gundul Pacul, Sunan Kalijaga juga membuat suluk berjudul Lir-ilir, yang diciptakan untuk mempermudah penyebaran agama Islam di tanah Jawa saat itu.

img_title 4.960 Warga Tinggalkan Tangerang Dalam Momentum Mudik Gratis Lebaran 2026

Dalam lagu Gundul-gundul Pacul, jika ditelaah lebih lanjut, memiliki makna mendalam bagi pemimpin atau penguasa, agar tidak sombong atau takabur.

Berikut lirik lagunya:

img_title Mie Gacoan Perluas Ekspansi ke Indonesia Tengah–Timur, Siap Buka Gerai di Papua

"Gundul gundul pacul cul, gembelengan. Nyungging-nyungging wakul kul, gembelengan. Wakul glimpang segane dadi sak latar. Wakul ngglimpang segane dadi sak latar." 

Jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia menjadi:

"Gundul gundul cangkul kul, besar kepala. Menjunjung bakul (wadah dari anyaman bambu), besar kepala. Bakul terguling, nasinya tumpah memenuhi halaman. Bakul terguling, nasinya tumpah memenuhi halaman."

Tokoh wayang dalam pewayangan

Photo :
  • ANTVKlik

Jika diulas lebih dalam lagi, lagu Gundul-gundul Pacul diperkirakan berusia 625 tahun lalu itu memiliki makna mendalam dan masih relevan untuk saat ini.

1) Makna Gundul Pacul

Kata Gundul dalam lagu ini merujuk pada kepala plontos tanpa rambut yang merupakan lambang kehormatan dan kemuliaan seseorang. Kemudian Pacul adalah cangkul, yaitu alat pertanian yang menjadi simbol rakyat kecil, khususnya para petani.

Berkaitan dengan konsep papat kang ucul menggambarkan empat hal yang sangat penting, yaitu mata untuk melihat kesulitan rakyat, telinga untuk mendengar nasihat, hidung untuk mencium kebaikan, dan mulut untuk berkata-kata yang adil.

2) Makna Gembelengan

Gembelengan bermakna besar kepala, sombong dan bermain-main dengan kehormatannya. Dimaknai bahwa pemimpin sejati bukanlah yang diberi mahkota, melainkan yang membawa pacul untuk bekerja keras demi kesejahteraan rakyatnya. Namun, jika empat hal di atas lepas (poin nomor 1), maka kehormatan juga akan hilang.

3) Makna Nyungging Wakul

Bagian Nyungging Nyungging Wakul kul, gembelengan; sikap yang menjunjung tinggi amanah rakyat, tetapi jika sikapnya sombong, maka amanah tersebut akan terguling seperti bakul yang jatuh. Hasilnya menjadi berantakan dan tidak bermanfaat lagi untuk kesejahteraan rakyat.

Halaman Selanjutnya
img_title