Mantan Presiden Jokowi Bakal ke Serang, Ikut Ritual Keceran Padepokan Mande Macan Guling
- Istimewa.
VivaBanten – Mantan Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) bakal datang ke Kota Serang, Banten, pada 10 September 2026 mendatang, memenuhi undangan Padepokan Mande Macan Guling.
Jokowi bakal mengikuti ritual keceran khas silat aliran Cimande, yang biasa digelar saat bulan Maulid. Lokasinya direncanakan di Plaza Aspirasi Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).
"Alhamdulillah. Tadi sore, saya baru menyampaikan undangan secara resmi. Dan pak Jokowi menyatakan akan datang. Sebetulnya, seminggu lalu sudah disampaikan secara lisan. Sama, waktu itu juga menyatakan akan datang ke Keceran Mande Macan Guling," ujar Panglima Padepokan Mande Macan Guling, Joni Maulana, Senin, 31 Agustus 2026.
Setidaknya, diperkirakan sekitar 10 ribu pesilat dari Mande Macan Guling dari 18 provinsi di Indonesia akan menghadiri ritual keceran yang digelar setahun sekali itu.
Keceran Mande Macan Guling adalah tradisi membersihkan mata khas pencak silat aliran Cimande.
Di Keceran, mata pesilat ditetesi cairan khusus, ramuan herbal yang sudah didoakan. Fungsinya untuk ketajaman penglihatan dan perlindungan. Selain ditetesi herbal, tangan dan kaki pesilat yang biasa dipakai bertarung, dipijat khas Cimande.
"Setiap setahun sekali. Ini yang ke 69 kalinya. Jadi setiap DPW dan DPC mengirimkan utusannya. Ada 18 provinsi. Diperkirakan yang hadir kurang lebih 10 ribuan," terangnya.
Pencak Silat Mande Macan Guling berasal dari rumpun Pencak Silat Cimande. Mande Macan Guling diperkenalkan oleh Abah Jahari sekitar tahun 1957-an. Lalu dikembangkan secara terstruktur dan dipublikasikan secara luas oleh Abah Rahman di tahun 1976.
Di tahun itu juga, Mande Macan Guling berkoordinasi dengan PPPSBBI, wadah Peguron Senin Budaya Banten. Di saat itu lah, nama Mande Macan Guling resmo dibedakan dari Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH).
Di tahun 2000-an, saat Guru Besar Abah Udin Jaenudin, Mande Macan Guling memperluas organisasinya hingga ke Jawa Barat dan DKI Jakarta. Kini, masih di bawah binaan Abah Udin Jaenudin, Mande Macan Guling sudah berada di 18 provinsi.
"Acara Keceran juga jadi wadah silaturahmi. Karena kami juga mengundang peguron-peguron lainnya. Bahkan karena kedatangan Jokowi, kami juga mengundang relawan-relawan Jokowi," jelasnya.