102 Keping Kukis Ganja Diamankan Polres Tangerang Selatan

Jajaran Polres Tangsel saat tunjukan kue kukis ganja
Sumber :
  • Sherly/viva

Banten VIVA - Polres Tangerang Selatan mengamankan 102 keping kue kering (kukis) siap edar di rumah industri kawasan Purwakarta, Jawa Barat.

img_title Polrestro Tangerang Tangkap Pelajar Usai Bawa 8 Paket Tembakau Sintetis

Kepingan kue tersebut dibuat oleh tersangka dengan inisial S yang mana akan dijual ke pemesanan yang merupakan rekanan terdekat.

Kapolres Tangsel, AKBP Ibnu mengatakan, ungkap kasus itu berawal saat kepolisian mendapatkan informasi pengiriman narkotika jenis ganja lintas Sumatera-Jawa.

img_title Modus Karyawan KPK, Dua Pria Gasak Harta Seorang Lansia di Tangerang Hingga Ratusan Juta

"Pada 9 Agustus 2024, kita dapatkan informasi adanya pengiriman narkotika jenis ganja lintas Sumatera-Jawa dan pada saat target melaju di Jalur Tol Merak, tepatnya di pintu keluar Tol Bitung, disana kita amankan," katanya, Senin, 19 Agustus 2024.

Terdapat dua tersangka inisial H (27) dan G (26) diamankan petugas setelah didapati membawa ganja seberat 139,5 kilogram dalam sebuah mobil minibus dengan nomor polisi AB 1473 XB dengan tujuan pulau Jawa.

img_title Dikendalikan Avatar, Polres Bandara Tangkap Seorang Wanita di Indekos Usai Jadi Penerima Sabu

"Pada saat kendaraan putar arah kami amankan dua tersangka, inisial H (27) dan G (26), dengan narkotika jenis ganja seberat 139,5 kilogram," ujarnya.

Kemudian dilakukan pendalaman dan analisa pengembangan di Purwakarta, yang akhirnya didapati tersangka inisial S usia 38 tahun yang menyimpan narkotika jenis ganja seberat 91,2 gram.

"Di tangan S kita amankan ganja seberat 91,2 gram, berikut kue kukis yang di dalamnya ada ganja sebanyak 102 keping. Dari pengakuan S kue dibuat sendiri dan siap untuk diedarkan," ungkapnya.

Narkotika tersebut diamankan petugas dengan total 140,4 kilogram dengan tiga tersangka, H, S dan G, serta satu tersangka inisial R yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Untuk tiga tersangka dikenakan pasal 114 ayat 2 sub 115 ayat 2 sub 111 ayat 2 Jo 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun penjara.