Ditusuk Puluhan Kali, IRT di Serang Tewas
- Pixabay
VivaBanten – FH (42), ibu rumah tangga (IRT) yang memproduksi keripik tewas dengan pilihan tusukan di dalam rumahnya, di Kampung Sidilem, Desa Telagaluhur, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten.
Tragedi pembunuhan berdarah, peristiwa berawal pada Senin siang, 29 Desember 2025, sekitar pukul 14.00 wib, tetangganya berinisial SI datang ke rumah korban untuk mengambil kripik pisang yang akan dijualnya.
Kemudian sekitar pukul 15.30 wib, SI kembali ke rumah FH untuk mengembalikan sisa jualannya. Saat itulah, korban di temukan bersimbah darah.
Garis Polisi di Lokasi Pembunuhan.
- Polsek Waringinkurung
"Ada 22 luka tusuk (ditubuh korban). Barang bukti yang disit dari lokasi berupa handphone korban, selimut hingga kasur," ujar Kapolsek Waringinkurung, Iptu Hari Purwanto, Selasa, 30 Desember 2025.
Berdasarkan pemeriksaan saksi dan warga sekitar, sebelum FH ditemukan tewas, sempat terdengar suara teriakan. Kemudian tubuh korban dibungkus menggunakan kasur yang ada di dalam kamarnya.
"Menurut pengakuan saksi ada (teriakan). (Korban kenapa dibungkus kasur) Saksi belum menjelaskan terkait itu," jelasnya.