UIN Banten Resmi MoU dengan Bank Indonesia, Beasiswa Meluas dan Program Kampus Makin Kompetitif

MoU UIN Banten dan Bank Indonesia
Sumber :
  • Taufik Hidayat/Viva Banten

VIVA BANTEN Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten resmi memperkuat sinergi dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Banten. Kedua lembaga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang menjadi fondasi berbagai program strategis di bidang pendidikan dan kebanksentralan.

Di Seminar Keislaman, Mahasantri UIN Banten Diajak Prof Ishom Harus Berani Menulis Buku dan Produksi Konten Edukatif

 

Penandatanganan berlangsung di sela kegiatan Kick Off Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan dan Penguatan Literasi Kebanksentralan Tahun 2026 di BSD City, Kota Tangerang Selatan, Selasa, 7 April 2026. Dokumen tersebut diteken langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Banten, Dr Dedi Sunardi, bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Ameriza Ma’ruf Moesa.

UIN Banten Resmi Jadi Tuan Rumah KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun ke Masyarakat

 

Kerja sama ini membuka peluang luas bagi mahasiswa. Salah satu fokus utamanya adalah peningkatan jumlah penerima beasiswa dari Bank Indonesia. Selama ini, jumlah penerima bantuan pendidikan di UIN Banten terus meningkat setiap tahun. Dengan adanya PKS ini, kampus optimistis jumlah tersebut akan terus bertambah.

Wisuda UIN Banten, Prof Ishom: Tak Ada Alumni PTKIN Menganggur, Lulusan Diminta Siap Tempur di Dunia Nyata

 

“PKS ini menjadi landasan formal dalam pelaksanaan berbagai program kolaboratif, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada kebanksentralan,” ujar Dr Dedi.

 

Tidak hanya beasiswa, kerja sama ini juga mencakup penguatan literasi kebanksentralan di lingkungan kampus. Kedua pihak berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, mendorong riset berkualitas, serta menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan ekonomi nasional.

 

Dedi menegaskan, manfaat kerja sama ini tidak hanya dirasakan mahasiswa. Dosen dan masyarakat luas juga akan mendapat dampak positif melalui program riset dan pengabdian. 

 

“Kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh civitas akademika dan masyarakat,” katanya.

 

Bank Indonesia juga memperluas skema bantuan pendidikan. Kini, mahasiswa memiliki kesempatan mendapatkan dukungan dalam penulisan skripsi, tesis, hingga disertasi dengan fokus kajian kebanksentralan. 

 

Selain itu, dosen dapat mengakses bantuan penelitian dari BI Institute melalui platform Spectro.

 

"Perluasan program juga menyasar program studi baru. Jika sebelumnya hanya terbatas pada beberapa jurusan seperti ekonomi dan sosial, kini bantuan terbuka untuk Prodi Matematika dan Teknologi Informasi. Total kuota penerima di UIN Banten mencapai 60 mahasiswa," tuturnya. 

Halaman Selanjutnya
img_title