Dari Samangraya Menuju Dunia Industri: Perjalanan Arman Meraih Mimpi Lewat Beasiswa PIPB
- Istimewa
VivaBanten – Di masa kecilnya, Arman Ramadan kerap memandangi Kawasan industri yang menjulang di Cilegon. Menara proses, jaringan pipa, dan aktivitas yang berlangsung di dalamnya terasa begitu dekat, namun sekaligus seperti sulit dijangkau. Sebagai anak yang tumbuh di Kelurahan Citangkil, ia hanya bisa membayangkan bagaimana rasanya menjadi bagian dari industri tersebut. Hari ini, mimpi itu perlahan menjadi kenyataan.
Dengan seragam kerja hijau yang dikenakannya, saat menjalani program magang di PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group), Arman kini berada di tengah lingkungan industri yang dulu hanya bisa ia lihat dari kejauhan.
Perjalanan yang membawanya ke jenjang ini tidaklah mudah. Lahir dari keluarga sederhana, Arman sempat melewati fase ketidakpastian setelah menyelesaikan pendidikan di SMKN 2 Cilegon.
Keterbatasan ekonomi sempat membuatnya ragu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Di sisi lain, upayanya untuk langsung memasuki dunia kerja juga tidak mudah karena minimnya pengalaman yang dimiliki.
“Jadi ketika saya lulus SMK, saya sempat bingung menentukan langkah untuk membangun karier,” cerita Arman, Selasa, 23 Juni 2026.
Di tengah kebingungan tersebut, Arman mendapat informasi mengenai program beasiswa ikatan dinas di PIPB yang didukung melalui kemitraan strategis dengan Chandra Asri Group. Kesempatan itu menjadi titik balik yang membuka harapan baru baginya untuk tetap melanjutkan pendidikan tanpa menambah beban ekonomi orang tua.
Bagi Arman, beasiswa tersebut bukanlah sekadar bantuan Pendidikan. Program tersebut menjadi jembatan untuk mengubah ketidakpastian menjadi peluang untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Pada saat yang bersamaan, keluarganya juga tengah menghadapi kondisi yang cukup berat karena orang tuanya mengalami musibah dan membutuhkan perawatan medis.
Dukungan yang diberikan Chandra Asri Group melalui bantuan koordinasi pengobatan semakin memperkuat persepsi positif Arman terhadap kepedulian Perusahaan kepada masyarakat sekitar.
“Dari situ saya merasa bahwa kepedulian dan rasa respect perusahaan terhadap masyarakat benar-benar dirasakan secara nyata oleh keluarga kami,” ujarnya.
Momen ketika dirinya dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa menjadi salah satu pengalaman yang tidak pernah ia lupakan. Di antara ribuan pendaftar, Arman tidak menyangka dirinya berhasil memperolah kesempatan tersebut.