Jurnalis Parlemen Cilegon Mengajar, Ajak Gen Z Lawan Hoax dan Distrubsi

Pemateri Jurnalis Parlemen Cilegon Mengajar, Ajak Gen Z Lawan Hoax dan Disinformasi.
Sumber :
  • Yandi/BantenViva

VivaBanten – Menangkal informasi hoax, disinformasi dan distribusi jadi tanggung jawab banyak pihak, agar tidak menimbulkan kegaduhan di media sosial (medsos) hingga dunia nyata.

img_title Gelar "Tangkab Momen", Pemkab Tangerang Incar Gen Z Agar Taat Bayar Pajak

Sejumlah pewarta yang tergabung dalam Jurnalis Parlemen Cilegon (JPC), memberikan pemahaman kepada Gen Z untuk melawan hoax dan disinformasi. Dimana, generasi muda saat ini, jadi salah satu pengguna internet terbesar.

"Kalau kerja jurnalistik itu kita wawancara, ini kita coba beri kontribusi di tanah pendidikan, kita sharing di dunia tulis, foto dan digital. Makanya kita usung lawan hoax," ucap Hairul Alwan, Ketua JPC, Kamis, 11 Juni 2026.

img_title Jurnalis Mengajar Bersama JPC dan KBS untuk Tangkal Berita Hoax

Jurnalis Mengajar yang sudah berlangsung sejak 2021, kali ini digelar di Madrasah Al I'anah, Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten.

Gen Z harus bisa menyaring dan mencari informasi dengan benar, agar tidak menjadi korban hoax maupun disinformasi.

img_title 2024, Hunian Bay Window Modern Klasik Amerika Jadi Incaran GenZ

"Kalau kita enggak nangkep literasinya, diterima mentah-mentah aja, itu yang bahaya," ujar Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, dilokasi yang sama, Kamis, 11 Juni 2026.

Peserta Jurnalis Mengajar di Madrasah Al I

Photo :
  • Yandi/BantenViva

Jurnalis mengajar yang mengajak Gen Z ikut serta memerangi distrupsi media, disinformasi hingga hoax, juga bertujuan meluruskan apapun yang beredar di dunia maya. 

Karena dengan era digital saat ini, hampir semua lapisan masyarakat memegang gadget dan tersambung dengan internet, sehingga tidak ada lagi batasan.

"Ini era distruktif, karenanya kita menggandeng media, media garda terdepan menjaga kebenaran yang harus kita percayai. Kita punya sejarah yang peradaban rusak karena distruktif informasi," ucap Manager Corsec Krakatau Baja Industri (KBI), Vicky Mohamad Rosyad, Kamis, 11 Juni 2026.

Pihak sekolah madrasah Al I'anah berharap jurnalis mengajar bisa rutin dilakukan ke pelajar maupun generasi muda. Selain bisa melawan hoax, juga memberi pengetahuan baru tentang dunia jurnalistik.

Sejumlah kerja jurnalistik, mulai dari mewawancarai narasumber hingga kroscek informasi, dibutuhkan oleh Gen Z yang sangat lekat dengan dunia maya.

"Meski fokus di pembangunan agama, tapi jurnalis ini juga sangat bermanfaat untuk menangkal berita-berita tidak benar. Jadi apabila ada berita, kita kroscek dulu, benar atau tidak," tutur Ahmad Sulthon, pengurus yayasan Al I'anah, Kamis, 11 Juni 2026.