Jangan Cuma Jago Visual, Pelajar DKV Didorong Bantu Digitalisasi Promosi UMKM
- Istimewa
VivaBanten – Mahir memegang kamera, lihai mengatur pencahayaan, dan jago menyunting video ternyata belum cukup bagi seorang desainer grafis di era digital saat ini. Banyak karya visual yang estetik justru berakhir sepi peminat di media sosial hanya karena gagal menyampaikan pesan yang menyentuh hati audiens.
Fenomena inilah yang mendasari tim dosen dari Program Studi Ilmu Komunikasi S-1, Fakultas Komunikasi dan Desain Universitas Pamulang (Unpam), turun tangan langsung membantu para siswa SMK Nusantara 1 Ciputat. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), mereka mencoba mengikis kesenjangan kompetensi yang sering dihadapi oleh para siswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV).
Tim PkM Unpam yang digawangi oleh Andreas Dion, Muhammad Reza Panangian, Adrie Arief dan Bagus Anggoro melihat adanya ketimpangan nyata dalam proses belajar-mengajar digital saat ini. Siswa DKV umumnya sangat andal dalam urusan teknis visual, namun kerap bingung ketika diminta menyusun kalimat ajakan (call to action) yang persuasif.
"Karya kreatif siswa seringkali hanya berhenti sebagai objek estetika tanpa fungsionalitas pesan pemasaran. Kontennya cenderung monoton, kaku, dan gagal membangun koneksi emosional dengan audiens," kata Ketua Tim PkM, Andreas Dion dalam keterangan tertulis, Senin, 22 Juni 2026.
Para siswa dibekali formula standar industri AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) serta konsep tiga pilar logika desain pesan, yaitu pilar engagement, pilar promo, dan pilar reward. Dalam studi kasusnya, siswa dilatih mengubah teks promosi kuliner konvensional yang datar menjadi narasi persuasif yang menyentuh aspek emosional konsumen (self-reward).
Melalui pelatihan ini, ditargetkan mampu mendukung program Revitalisasi Pendidikan Vokasi Link & Match antara pihak sekolah dengan dunia industri. Selain meningkatkan daya saing kerja siswa, luaran dari pelatihan ini juga langsung disalurkan untuk membantu digitalisasi promosi produk lokal di wilayah Kecamatan Ciputat Timur.
Hasil evaluasi tim Unpam, pelatihan ini terbukti mendongkrak kemampuan taktis-konseptual siswa dalam menghasilkan aset portofolio digital yang bernilai komersial.
"Ke depan, tim PkM merekomendasikan agar materi copywriting persuasif ini diintegrasikan secara berkala ke dalam kurikulum DKV sekolah, serta memperbanyak kolaborasi langsung dengan komunitas UMKM lokal," terangnya.