Momen Lucu, Denny Landzaat Terkaget-kaget Lihat Jersey Murah di Trotoar
Banten.viva.co.id –Patrick Kluivert dan tiga asisten asal Belanda Alex Pastoor, Denny Landzaat, serta Gerald Vanenbur memantau Liga 1.
Hal itu dilakukan sebagai persiapan jelang babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Mereka belum lama ini menyaksikan pertandingan Persita kontra Persik.
Namun, peristiwa menarik muncul bukan hanya di stadion, melainkan juga di perjalanan pulang.
Denny Landzaat mengabadikan suasana jalanan Indonesia, termasuk penjual jersey di trotoar yang membuatnya kaget.
Kluivert dan stafnya hadir menonton Persita versus Persik untuk menilai performa para pemain lokal.
Mereka berharap bisa menemukan bakat baru yang layak dipanggil ke Timnas Indonesia.
Sayangnya, Kluivert dan kawan-kawan tidak bertahan sampai peluit akhir.
Pada menit ke-80, mereka memutuskan pergi lebih dulu, diduga karena jadwal padat.
Sebelum meninggalkan stadion, Kluivert menyempatkan diri melayani permintaan foto dan tanda tangan dari para penggemar.
Dalam pantauan awal, belum ada nama pemain yang benar-benar mencuri perhatian Kluivert.
Beberapa pemain muda berpotensi, tetapi masih perlu pemantauan berkelanjutan.
Laga ini menjadi rangkaian jadwal padat tim pelatih Belanda dalam mengumpulkan data sebelum memilih skuad untuk laga kontra Australia dan Bahrain pada Maret mendatang.
Usai meninggalkan stadion, rombongan tim pelatih menempuh perjalanan menggunakan pengawalan polisi untuk menghindari kemacetan.
Di sinilah kejadian unik muncul. Denny Landzaat, yang sempat mengambil video suasana jalanan, dikejutkan oleh penampakan orang menjual jersey di trotoar.
Bagi eks gelandang Timnas Belanda ini, pemandangan seperti itu tergolong langka.
Ia juga tampak takjub melihat aktivitas warga di pinggir jalan, termasuk mereka yang berjualan pernak-pernik sepak bola dengan harga relatif murah.
Landzaat belum terbiasa dengan pola perdagangan kaki lima di Indonesia. Rekaman singkat yang ia abadikan menjadi bukti antusiasmenya pada kehidupan sehari-hari di Tanah Air.
Agenda tim pelatih selanjutnya adalah menemui Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Pertemuan ini membahas kondisi terbaru Timnas dan rencana jangka pendek menjelang sisa kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sebagai tuan rumah, Erick menjamu Kluivert dan staf dengan hidangan khas Indonesia: martabak.