Percepat Layanan, Imigrasi Soekarno-Hatta Uji Coba Corridor Gate

Uji Coba Koridor Gate di Bandara Soetta
Sumber :
  • Sherly/viva

VIVA Banten - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta mulai mengujicobakan inovasi layanan terbaru berupa Corridor Gate yang berada di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis, 30 Oktiber 2025.

img_title Bersih dari Abu Vulkanik, Bandara Soekarno-Hatta Beroperasi Kembali

Corridor Gate merupakan bagian dari satu kesatuan ekosistem pelayanan dan pemeriksaan keimigrasian yang terintegrasi. Yang mana terdapat sistem otomatisasi yang dirancang untuk pengalaman perjalanan penumpang yang lebih cepat, efisien, dan tanpa hambatan atau seamless.

Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana mengatakan, Corridor Gate memiliki konsepnya satu ekosistem agar penumpang yang datang mendapatkan pengalaman yang seamless langsung, tanpa hambatan.

img_title Ditutup Hingga 23.59 WIB Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau, 1.039 Penerbangan di Bandara Soetta Terdampak

"Nantinya, mulai dari pengisian data ‘All Indonesia’ di negara asal, hingga proses kedatangan melalui corridor gate secara otomatis," katanya.

Lanjut dia, alat ini pertama kali diujicoba untuk mendukung pelayanan kepulangan jemaah haji tahun 2025, sejalan dengan program prioritas pemerintah dan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat modernisasi layanan publik di bandara.

img_title Operasional Bandara Soekarno-Hatta Tutup Hingga 24.00 WIB, Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Setelah sukses mendukung pelayanan kepulangan jemaah haji, corridor gate dalam waktu dekat akan diujicobakan bagi penumpang berkebutuhan khusus, karena prosesnya sangat mudah dan cepat.

"Mereka tidak perlu menunjukkan paspornya, cukup berjalan perlahan, sistem akan melakukan pemindaian muka dan hanya membutuhkan waktu sekitar 2-3 detik untuk proses clearance," ujarnya.

Jalur khusus yang dirancang dengan teknologi canggih ini, menurut Galih, memiliki kecepatan pelayanan lebih tinggi dibandingkan autogate. Penumpang hanya membutuhkan waktu 2 sampai 3 detik untuk melewati koridor, sementara auto gate membutuhkan waktu 10 hingga 12 detik.

"Corridor gate ini memiliki layanan cepat. Dan saat ini ada dua unit yang telah dipasang di Terminal Kedatangan 2 dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Ke depan, fasilitas ini akan diperluas ke seluruh terminal keberangkatan dan kedatangan," ungkapnya.

Sebagai langkah antisipasi, penumpang yang belum terdata dalam sistem digital masih dapat menggunakan konter manual.

Namun, seluruh proses pelayanan kini diarahkan untuk mendukung akselerasi program All Indonesia, yang berfokus pada pelayanan optimal, efisien, dan tanpa hambatan.

"Semua ini kami hadirkan untuk mendukung akselerasi layanan keimigrasian berbasis digital, modern, aman dan seamless sesuai dengan 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan," tutup Galih.