Kementerian Lingkungan Hidup Sanksi Perusahaan di Bogor, Berikut Daftarnya!

Kementerian Lingkungan Hidup
Sumber :
  • Dokumentasi

BANTEN.VIVA.CO.ID - Sejumlah perusahaan di Bogor, Jawa Barat mendapat sanksi paksaan pemerintah dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

img_title PGN Berikan Secercah Harapan Bagi Anak-anak Prasejahtera di Cilegon Lewat Bantuan Paket Perlengkapan Sekolah

Paksaan pemerintah ini dikeluarkan karena perusahaan tersebut diduga menjadi penyebab berkurangnya tangkapan air di hulu DAS Sungai Ciliwung dan DAS Kali Bekasi.

Hal inilah yang diduga menjadi penyebab banjir dan longsor yang melanda wilayah Jabodetabek baru baru ini.

img_title ALVAboard Hadirkan Eco Bin, Tempat Sampah Recyclable untuk Kawasan Industri Tangerang

Deputi Penegakan Hukum Irjen Pol. Rizal Irawan menegaskan bahwa ada 8 perusahaan yang kena paksaan Pemerintah dan diharuskan melakukan pembongkaran mandiri pada semua bangunan.

"Pembongkaran paling lambat 30 hari sejak surat paksaan pemerintah diterima oleh perusahaan yang bersangkutan. Serta wajib melakukan pemulihan setelah pembongkaran selesai," kata Rizal dalam keterangan tertulis, Selasa (19/3/2025).

img_title 165 Hektar Lahan Baku Sawah Ditanami Jagung Serentak oleh Petani Bersama Polda Jabar

Menurut Rizal, kedelapan perusahaan tersebut berada di hulu DAS Sungai Ciliwung  kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, yaitu PT Jaswita Lestari Jaya, PT Eigerindo Multi Produk Industri.

PT Bobobox Aset Manajemen,.PT Karunia Puncak Wisata, PT Farm Nature and Rainbow, PT Pinus Foresta Indonesia, CV Mega Karya Anugrah dan PT Jelajah Handal Lintasan.

(Kegiatan Wisata Olahraga, restaurant dan Hotel) bersama dengan PT Perkebunan Nusantara I Regional 2 - Unit Agrowisata Gunung Mas dan PT Sumber Sari Bumi Pakuan telah dikenakan Sanksi Administrasi Paksaan Pemerintah berupa upaya pembongkaran mandiri dan pemulihan.

"Bilamana tidak melakukan pembongkaran mandiri, maka pemerintah yang akan melakukan pembongkarannya. Dan kepada perusahaan akan dikenakan pemberatan sanksi berupa pengenaan SANKSI PIDANA," Tegas Rizal Irawan.

Tak hanya dikawasan puncak, Deputi Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian hidup juga merekomendasikan 6 (enam) perusahaan dikawasan Sentul yang merupakan hulu DAS Kali Bekasi untuk ikut bertanggung jawab terhadap Banjir di wilayah Bekasi.

Perusahaan yang berlokasi di Sentul, Kabupaten Bogor, yang merupakan hulu DAS Kali Bekasi, yaitu PT Sentul City, Tbk. (Perumahan, Perhotelan, Pusat Perdagangan dan Kawasan Wisata), PT Light Instrumenindo/Rainbow Hill Golf Club (Fasilitas Lapangan dan Kawasan Pariwisata), PT Mulia Colliman International (Gunung Geulis Golf), dan Summarecon Bogor yang dikelola oleh PT Kencana Jayaproperti Mulia, PT Kencana Jayaproperti Agung, PT Gunung Srimala Permai (Real Estat).

Halaman Selanjutnya
img_title