Tips Traveling Aman dan Nyaman Bagi Pengidap Diabetes
- Sherly/viva
Banten VIVA - Traveling atau berpergian ke lokasi wisata atau kuliner di beberapa daerah, menjadi kegiatan yang saat ini tengah digandrungi. Hal ini karena, traveling menjadi salah satu cara untuk menghikangkan penat dari kesibukan beraktivitas sehari-hari, seperti bekerja.
Namun nyatanya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan terutama bagi para pengidap penyakit diabetes, agar aman dan nyaman saat melalukan kegiatan berpergian untuk menikmati nuansa atau kuliner baru di setiap daerah.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam and Travel Health Expert Eka Hospital BSD, dr. Rudy Kurniawan pun membagikan tips untuk para pengidap diabetes agar tetap nyaman dan aman saat melakukan traveling.
"Ada beberapa tips perjalanan bagi seseorang dengan kondisi penyakit tertentu, karena hal ini bisa menjadi tantangan karena kebutuhan untuk menjaga kesehatan yang stabil, terutama di lingkungan yang tidak familiar, jadi harus ada persiapan," katanya, Rabu, 13 November 2024.
Seperti, adanya konsultasi dengan dokter sebelum berangkat terutama jika Anda berencana bepergian jauh atau ke luar negeri.
"Yang awal adalah konsultasi, kami akan memberikan rekomendasi mengenai penyesuaian dosis obat-obatan, serta langkah-langkah yang perlu diambil jika terjadi perubahan kondisi tubuh selama perjalanan. Jika perlu, mintalah surat keterangan medis yang menjelaskan bahwa Anda memiliki kondisi penyakit tertentu dan memerlukan obat-obatan khusus. Lalu jangan lupa bawa stok obat, karena di beberapa negara itu stok obat agak susah," ujarnya.
Lanjut dia, memperhatikan pola makan dan aktivitas fisik. Di mana, saat traveling, wisata kuliner menjadi incaran, dan ini dapat menimbulkan resiko peningkatan gula, terutama bagi yang mengidap diabetes.
"Kalau untuk pengidap diabetes tentu harus hati-hati makannya, harus paham dan mengerti kondisi tubuh. Kalau untuk yang bukan atau tidak mengidap diabetes, hal ini juga harus diperhatikan agar tidak beresiko peningkatan gula," jelas Rudy.
Di mana, mekanisme sharing atau berbagi menjadi tipa untuk bisa mengantisipasi peningkatan gula berlebih.
"Usahakan untuk tetap makan secara teratur dan tidak melewatkan waktu makan. Pilihlah makanan sehat, hindari konsumsi gula berlebih, dan pastikan untuk tetap mengontrol porsi makanan. Laku sharing atau berbagi, misalnya pergi berlima, masing-masing bisa pesan makanan yang berbeda dan saling icip," paparnya.
Lalu, untuk pengidap diabetes juga dianjurkan membawa alat pemantau gula darah dan jaga pola tidur yang teratur.
"Jaga pola tidur, bawa cek gula darah, sampai adanya asuransi perjalanan itu penting bagi penyandang diabetes yabg akan berpergian atau traveling," ungkapnya.