Cara Turunkan Berat Badan Ala Jepang Tanpa Diet Ketat
- Pixabay via Viva.co.id
VivaBanten – Berat badan atau kegemukan selalu jadi persoalan tersendiri, banyak yang akhirnya melakukan diet ketat bahkan mengkonsumsi obat diet yang menyiksa tubuh.
Jepang memiliki cara tersendiri untuk menurunkan berat badan tanpa harus melakukan diet ketat maupun mengkonsumsi obat khusus.
Menurunkan berat badan ala Jepang bisa dilakukan secara alami dan tidak menyiksa badan.
Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan angka harapan hidup tertinggi dunia. Filosofinya ada dalam menjaga kesehatan dan berat badan ideal bernama hara hachi bu.
Secara harfiah, hara hachi bu berarti perut delapan bagian penuh. Filosofi ini berasal dari ajaran Konfusianisme Jepang yang menekankan pentingnya makan dengan penuh kesadaran dan berhenti sebelum kenyang sepenuhnya atau sekitar 80 persen dari kapasitas perut.
Ilustrasi Makan Malam
- Freepik
Tanpa menghitung kalori atau pantangan ekstrem, hara hachi bu justru mengajarkan keseimbangan dan kesadaran diri saat makan. Sehingga filosofi tersebut menarik perhatian masyarakat dunia, bahkan dipercaya bisa memperpanjang umur serta berat badan ideal.
Prinsip dasarnya menghormati tubuh dan makanan yang di konsumsi, yakni berhenti makan sebelum benar-benar kenyang. Filosofi ini juga membantu mengembalikan makna sejati dari makanan bahwa bukan sekadar untuk kenyang, tetapi untuk memberi energi, kebahagiaan, dan keseimbangan.
Teknik ini terbukti membantu mengurangi makan emosional, memperbaiki kualitas pola makan, dan membuat seseorang lebih menikmati proses makan.
Orang Jepang yang menerapkan Hara Hachi Bu cenderung mengonsumsi kalori lebih sedikit per hari, memiliki indeks massa tubuh (BMI) lebih rendah, serta memilih makanan bernutrisi seperti sayur dan buah.
Selain membantu menurunkan berat badan, hara hachi bu juga memperkuat hubungan antara tubuh dan sinyal lapar alami. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip mindful eating atau menikmati makanan dengan tenang dan tanpa distraksi sehingga proses pencernaan dan kepuasan emosional berjalan lebih baik.
Berbeda dari diet ketat yang menuntut pengurangan kalori ekstrem, hara hachi bu tidak berfokus pada larangan atau pembatasan. Dengan berhenti makan sebelum benar-benar kenyang, tubuh memiliki waktu untuk mengenali rasa puas tanpa berlebihan.