749 Relawan MBG Cilegon Kantong Sertifkat
VivaBanten – Sebanyak 749 relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Cilegon, Banten, telah memiliki Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS).
Mereka bertugas untuk memeriksa kelayakan dan mencicipi Makanan Bergizi Gratis (MBG), program dari Presiden Prabowo Subianto. Sehingga tidak ada lagi kejadian siswa keracunan.
"Namanya pemilik katering atau yang memiliki dapur tentu harus memiliki sertifikat. Begitu juga, yang menjamah makanan tersebut. Karena mereka yang mengelola makanan sehingga makanan tersebut tetap aman, sehat dan bersih," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, Ratih Purnamasari, ditulis Rabu, 29 Oktober 2025.
Ratih menjelaskan dari 795 relawan yang mengikuti ujian SLHS, hanya 759 yang dinyatakan lulus uji kompetensi. Dimana, setiap 1 SPPG, memiliki sekitar 50 orang penguji makanan. Saat ini, di Kota Cilegon baru 12 dapur yang beroperasi, dari target 19 lokasi.
Dapur MBG Banjarsari Cipocok Jaya
- Instagram @badangizinasional.ri
Karena jumlah relawan SPPG yang banyak, mereka dilatih kemudian diuji secara daring. Seluruh peserta mendaftar ke Kemenkes melalui sistem Pelataran Sehat.
"Mereka masuk dan daftar ke akun Pelataran Sehat, kemudian mereka ikut webinar, dan kalau lulus dengan nilai 70 mereka akan terbit sertifikat tersebut," terangnya.
Kadinkes Cilegon berharap seluruh relawan yang sudah memiliki SLHS berkomitmen untuk menjaga kebersihan dan kelayakan makanan yang disajikan untuk program MBG.
"Harapan kami, semua peserta punya komitmen yang jelas untuk meminimalisir dan mencegah angka kejadian keracunan, sehingga tidak terjadi di Kota Cilegon," jelasnya.