Bentuk Generasi Emas di Era Digital, Kemenpora Dukung Kompetisi Coding dan Robotik
- Sherly/viva
VIVA Banten - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengapresiasi penyelenggaraan Codero National Competition 2026 yang digelar di Mall @Alam Sutera, Tangerang, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Pelayanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Hendro Wicaksono menilai, ajang kompetisi robotik dan coding diperlukan dalam membina generasi muda yang menguasai teknologi di tengah perkembangan digitalisasi.
"Kami dari Kemenpora tentunya mengapresiasi kegiatan ini. Langkah ini sangat strategis dalam membina generasi muda agar tidak hanya menguasai teknologi modern, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang tangguh dan berdampak positif di era digitalisasi yang kian pesat," katanya.
Kata dia, dengan menguasai teknologi mampu membentuk generasi Indonesia Emas 2045 yang nantinya dapat bersaing di kancah internasional.
"Hal seperti ini sangat kita dukung, karena membentuk para anak bangsa yang siap bersaing untuk nantinya menuju Indonesia Emas. Robotik ini juga kan bentuk dari e-Sport," ujar dia.
Dengan kompetisi tersebut, Hendro juga berharap banyaknya generasi yang mampu memanfaatkan teknologi dengan hal yang positif.
"Pesan pak Menteri seperti ini 'robot-robot bagus, tapi karakternya pemuda jangan sampai melulu keasikkan terhadap diri sendiri, tapi bagaimana dia bisa berdampak positif,'. Sehingga dari pesan itu maka diperlukan kompetisi seperti ini, jadi mereka dapat berkembang," harapnya.
Ditambahkan, Head Of Marketing and Growth Codero, Jesslyn Catherine, kompetisi tahun ini diikuti 450 peserta yang berasal dari beberapa daerah seperti Banjarmasin, Jogja, Solo, Surabaya, dan Jabodetabek.
"Kompetisi ini diikuti oleh 450 dengan 11 cabang lomba yang memang setiap tahun ada, dan kegiatan ini diselenggarakan 2 hari, sampai 25 Oktober 2026," ucap dia.
Para peserta lomba juga berasal dari sejumlah sekolah di wilayah Tangerang Selatan yang memang memiliki pelajaran mengenai robotik dan coding.
"Kita banyak mengundang peserta dari sekolah lain dan tadi dibantu sama dari Dinas Pendidikan sehingga kompetisi ini tingkatannya nasional. Kami juga adakan kategori usia mulai 4 tahun sampai 17 tahun," jelasnya.
Nantinya, para pemenang di Codero National Competition dapat disalurkan ke World Robotic Indonesian.
"Biasanya kalau yang sudah jadi pemenang di sini kita akan salurkan lagi untuk ke (misalnya) World Robotic Indonesia kayak gitu atau World Robotic Olympiade, jadi itu yang biasanya diadakannya di Asia," ungkapnya.