Pertanian Majukan Ekonomi Banten
- Yandi/BantenViva
VivaBanten – Sektor pertanian jadi salah satu faktor yang majukan ekonomi di Banten, seperti padi, jagung hingga kakao.
Ekonomi Banten pada Triwulan III tahun 2025 ini tercatat tumbuh sebesar 11,73 persen. Hal ini menjadi anomali, karena pertumbuhannya didukung sekitar pertanian, yang secara nasional tidak menonjol.
Meningkatnya sektor pertanian di Banten ini berdampak pada Nilai Tukar Petani (NTB) yang turut mengalami peningkatan. Kemudian indeks keyakinan konsumen juga mengalami kenaikan menjadi 120,4 persen.
"Pertanian menjadi tren yang baik dan menggembirakan pada triwulan III. Ini perkembangan baru bagi Banten," kata Kepala BI Kantor Perwakilan Banten, Ameriza, ditulis Jumat, 07 November 2025.
Meningkatnya pertanian di Banten disebabkan oleh karena karena pergeseran musim panen yang meningkatkan produksi padi, pertumbuhan ayam pedaging dan hasil perikanan, serta dukungan hilirisasi dan penguatan agroindustri di selatan Banten.
Dari hasil grafik BI Banten, jika pada Januari-Desember 2024 lalu saja, luas panen padi di Banten hanya mencapai 299.091 hektare (ha), sementara pada Januari hingga Desember 2025 ditargetkan mencapai 347.700 ha atau sudah mencapai 16,25 persen.
Petani di sawah
- VivaJatim
"Sementara, produksi padi sendiri, pada Januari-Desember 2024 ditarget mencapai 1.867.431 ton. Sedangkan target Januari-Desember 2025 ditargetkan mencapai 2.172.576 ton atau sudah mencapai 16,34 persen," ujarnya.
Ekspor kakao asal Banten ke sejumlah negara Eropa jadi salah satu penyebab naiknya perekonomian, ditengah ketidakpastian pasar dunia.
Berdasarkan data BPS, ekspor Banten secara bulanan (MoM) terus meningkat di sektor non-migas, termasuk pada komoditas industri pengolahan dan perkebunan.
Pencapaian ini menunjukkan struktur ekonomi daerah yang kuat dengan sektor industri dan ekspor. Penguatan ini tentu menjadi peluang baru dan harus diperluas lagi, agar tidak bergantung pada dunia industri.
Ke depan, BI menilai penguatan daya saing ekspor, peningkatan produktivitas pertanian, serta pemerataan infrastruktur ekonomi akan menjadi faktor penting menjaga stabilitas pertumbuhan Banten pada triwulan mendatang.
Kantor KPW Bank Indonesia Banten
- Instagram @bank_indonesia_banten
"Banten diuntungkan dengan ekspor naik ketika ekonomi dunia sedang tidak kondusif. Salah satunya kakao yang banyak diminati Spanyol," jelasnya.