Chandra Asri Bangun Pabrik Baru di Cilegon, Ini Hasil Produknya
- Instagram Chandra Asri
Banten.Viva.co.id - Chandra Asri Group menginvestasikan Rp15 triliun untuk membangun pabrik bahan baku pembuatan baterai kendaraan listrik di Cilegon, Banten.
Pabrik yang masuk kedalam Proyek Strategis Nasional (PSN) akan memproduksi Chlor Alkali -Ethylene Dichloride (CA-EDC).
Tak hanya itu, pabrik itu juga akan berkontribusi dalam penyediaan bahan baku penting bagi berbagai sektor, seperti industri plastik, farmasi, tekstil, dan elektronik, dengan kapasitas produksi yang tinggi dan penggunaan teknologi mutakhir, pabrik ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan baku, sekaligus meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri.
"Melalui Pabrik CA-EDC ini, kami berupaya mendukung pertumbuhan industri hilir serta menciptakan ekosistem industri yang lebih berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk terus menciptakan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan dan memberikan dampak ekonomi bagi Indonesia melalui kepemimpinan kami di industri," ujar Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, Senin, 24 Maret 2025.
Pabrik CA-EDC perkuat hilirisasi industri kimia serta mengurangi ketergantungan impor Indonesia. Perusahaan tersebut akan memiliki kapasitas produksi sebesar 400 ribu ton per tahun untuk soda kaustik padat atau 827 ribu ton dalam bentuk likuid, serta 500 ribu ton per tahun untuk Ethylene Dichloride.
Ilustrasi Flaring yang Dilakukan PT Chandra Asri
- Pixabay/marys_foto
Dengan kehadiran Pabrik ini, ketergantungan Indonesia terhadap impor Chlor Alkali dapat ditekan hingga Rp4,9 triliun per tahun, sementara seluruh EDC yang dihasilkan akan diekspor dan berpotensi menambah devisa negara hingga Rp5 triliun per tahun.
Sebagai bahan baku bagi industri lain, produk Pabrik CA-EDC memiliki forward linkage yang kuat dan memberikan multiplier effect yang signifikan bagi industri turunannya. Hal ini berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja di sektor hilir, serta mendukung ketersediaan bahan baku bagi industri hilir dalam negeri.
"Chlor Alkali atau soda kaustik digunakan dalam pengolahan air industri, produksi sabun dan deterjen, alumina, serta proses pemurnian nikel yang mendukung posisi Indonesia dalam rantai nilai kendaraan listrik global," terangnya.
Ethylene Dichloride (EDC) juga memiliki permintaan regional yang tinggi, karena bahan utama dalam produksi Polyvinyl Chloride (PVC) yang penting bagi industri konstruksi. Selain itu, aplikasi soda kaustik berperan penting dalam industri pulp dan kertas, khususnya dalam proses pembuatan pulp, pemutihan, dan penghilangan tinta untuk menghasilkan produk kertas berkualitas tinggi.
Selain manfaat ekonomi, Chandra Asri Group juga mengedepankan prinsip keberlanjutan dalam pengoperasian pabrik, dengan penerapan teknologi ramah lingkungan untuk menekan emisi dan mengoptimalkan efisiensi energi.
Loker PT Chandra Asri Pasifik Tbk
- -
Selama masa konstruksi, pabrik ini berpotensi menciptakan 3 ribu lapangan kerja, serta menyerap sekitar 250 tenaga kerja saat operasional berjalan.
"Sebagai mitra pertumbuhan, melalui Pabrik CA-EDC ini, Chandra Asri Group turut mendukung Asta Cita Pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja serta hilirisasi, dan mendukung tercapainya target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen," jelasnya.