Kabar Gembira, PKH Januari 2025 Ternyata Cair Lebih Cepat, KPM Bersiap Terima 3 Bantuan Tambahan
Banten.viva.co.id –Program Keluarga Harapan (PKH) kembali menjadi tumpuan jutaan keluarga kurang mampu di Indonesia pada 2025.
Selain bantuan tunai reguler, pemerintah mengumumkan tiga program tambahan bagi KPM PKH dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Ketiganya mencakup makan bergizi gratis untuk anak sekolah, cadangan beras 10 kg, serta BLT BBM yang masih dalam tahap finalisasi.
Kementerian Sosial sempat menyinggung rencana pencairan PKH dan BPNT di awal 2025.
Namun, belum ada tanggal pasti apakah penyaluran dimulai Januari atau bergeser ke Februari.
Beberapa pendamping sosial mengecek status di platform SIKS NG pada 5 Januari, dan ternyata masih menampilkan data periode akhir 2024.
Artinya, penyaluran PKH dan juga BPNT tahap 1 tahun 2025 belum muncul di sistem.
Beberapa penerima juga melaporkan belum memperoleh sisa pencairan 2024.
Ada yang baru menemukan saldo di awal Januari 2025, menandakan proses tahun lalu masih berjalan.
Pemerintah meminta KPM bersabar. Jika data Anda belum terupdate, cek berkala melalui pendamping desa atau operator setempat.
Proses penyaluran PKH dan BPNT Januari 2025 mengandalkan data tunggal sosial ekonomi yang tengah digarap Badan Pusat Statistik (BPS).
Data ini menggabungkan DTKS, data Pertamina, data PLN, dan data lain. Jika sudah final, diharapkan bansos lebih tepat sasaran.
Kementerian Sosial juga memverifikasi lapangan untuk memastikan penerima masih memenuhi syarat.
Jika seorang KPM dianggap telah mandiri, bantuannya akan dialihkan kepada keluarga lain yang lebih berhak.
Tiga Bansos Tambahan 2025
1. Program Makan Bergizi Gratis
Bansos ini ditujukan bagi anak sekolah, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Pemerintah menyediakan satu porsi makanan bergizi seharga sekitar Rp10.000 per anak, meski nominalnya bisa bervariasi antarwilayah.
Rencananya, tiga juta siswa akan menerima manfaat ini pada tahap awal, yakni Januari, Februari, dan Maret.
Tidak semua anak mendapat jatah, karena pemerintah menerapkan kriteria tertentu untuk menyeleksi penerima. Program ini diharapkan meningkatkan gizi dan konsentrasi belajar anak.
2. Cadangan Beras 10 kg
Selama 2024, pemerintah menyalurkan beras 10 kg kepada KPM, termasuk PKH dan BPNT.
Pada 2025, program ini dilanjutkan, meski jumlah penerimanya dikabarkan menurun.