PKH dan BPNT Januari 2025 Cair Cepat, Bantuan Tunai, Beras 10 Kg, dan Subsidi Listrik Menanti Untuk cair

PKH BPNT November Desember 2024
Sumber :

Banten.viva.co.id– Tahun 2025 diprediksi membawa angin segar bagi jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. 

img_title Mahasiswa Kritik Kualitas Pendidikan, Dindik Banten Diminta Bertanggung Jawab

Pemerintah disebut akan menyalurkan sejumlah bantuan sosial tambahan sejak awal Januari. 

Informasi dasar menunjukkan bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan mengalami sejumlah perubahan.

img_title Pemerintah Pusat Buka Peluang KEK di Kota Serang, BOPPJ Langsung Tinjau Kawasan Pantura Kasemen

Pemerintah berencana menyalurkan bantuan PKH dan BPNT sejak 2 Januari 2025. Jadwal ini muncul setelah berakhirnya masa penyaluran bantuan tahun 2024. 

Beberapa pengamat mengabarkan bahwa pemerintah akan mempercepat proses penyaluran agar keluarga penerima manfaat bisa segera menikmati bantuan di awal tahun.

img_title Istana Umumkan BBM Tak Naik, Gubernur Banten Minta Masyarakat Tidak Beli Berlebihan Apalagi Lakukan Penimbunan

PKH murni diproyeksikan menerima minimal Rp150.000. Jumlah itu biasanya berlaku bagi penerima dengan satu komponen, misalnya untuk jenjang SD. Jika seseorang memiliki lebih banyak komponen (seperti SMP, SMA, lansia, atau balita), angkanya akan bertambah.  

Di luar bantuan PKH, ada perkiraan penyaluran BLT BBM. Pada tahun sebelumnya, BLT BBM diberikan sebesar Rp300.000 per tahap. Jika pola yang sama diterapkan untuk dua bulan (Januari-Februari), totalnya bisa mencapai Rp600.000.

Selain itu, ada pula rencana penyaluran beras sebanyak 10 kg. Namun, penerima PKH murni harus terdaftar dalam data terpadu sosial ekonomi yang baru, agar beras 10 kg tersebut bisa masuk ke rekening bantuan atau disalurkan langsung melalui mekanisme distribusi. Jika semua dijumlah, PKH murni di awal 2025 berpotensi mengantongi Rp150.000, ditambah Rp600.000, plus bantuan beras 10 kg.

KPM yang hanya menerima BPNT juga dikabarkan akan menerima bantuan rutin Rp200.000 per bulan. Jika dijumlah untuk dua bulan (Januari-Februari), totalnya menjadi Rp400.000.

Sama seperti PKH, penerima BPNT juga berpotensi mendapat BLT BBM sebesar Rp600.000 untuk dua bulan, jika pemerintah melanjutkan kebijakan serupa seperti tahun-tahun sebelumnya. 

Ada pula potensi tambahan beras 10 kg, tergantung pada integrasi data penerima. Jika BPNT murni masuk dalam data terpadu sosial ekonomi, maka paket beras 10 kg ini bisa diperoleh. Total potensi penerimaan bisa mencapai Rp1.000.000 plus beras 10 kg.

Masyarakat yang berstatus penerima PKH sekaligus BPNT berpeluang mendapatkan nominal lebih tinggi. Untuk komponen minimal SD, PKH menyalurkan Rp150.000. Lalu, BPNT menyalurkan Rp400.000 jika dihitung dua bulan. 

Halaman Selanjutnya
img_title