Warga Bisa Lapor 24 ke Tangsel Siaga di 112

Mobil Pemadam Kebakaran Tangsel
Sumber :
  • Dok

VivaBanten – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan perlindungan keselamatan warganya. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkot Tangsel resmi mengumumkan bahwa di kanal layanan darurat terintegrasi bertajuk Tangsel Siaga 112 masyarakat bisa melaporkan berbagai hal yang bersifat darurat, antara lain kebakaran hingga pohon tumbang.

img_title Pemkot Tangsel Beberkan Strategi Pulihkan Kawasan Pasar Cimanggis Pascaledakan

Layanan ini memang dirancang untuk memangkas birokrasi pelaporan yang selama ini kerap memperlambat respons penanganan di lapangan, mulai dari kecelakaan lalu lintas, kebakaran, hingga kondisi medis darurat.

Sebagai wilayah penyangga ibu kota dengan mobilitas penduduk yang tinggi, Tangerang Selatan menghadapi berbagai potensi risiko harian—mulai dari cuaca ekstrem yang memicu pohon tumbang hingga insiden perkotaan lainnya.

img_title Kebakaran Gudang Paralon di Kabupaten Tangerang Disebabkan Aktivitas Pembakaran Sampah

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kota Tangsel, Tb. Asep Nurdin, mengakui layanan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan rasa aman bagi masyarakat urban yang dinamis.

"Tangsel Siaga 112 adalah wujud komitmen nyata pemerintah daerah dalam menghadirkan rasa aman bagi masyarakat urban yang dinamis. Layanan ini bukan sekadar saluran telepon biasa, melainkan pusat komando terpadu yang langsung menghubungkan warga dengan instansi teknis terkait," ujar Asep dalam keterangannya, Kamis, 01 Oktober 2026.

img_title FFSC 2026, Pemkot Tangerang Apresiasi Ketangkasan dan Kesiapsiagaan Personel Damkar Kota Tangerang

Asep menambahkan, setiap laporan yang masuk ke sistem terpusat ini akan langsung diteruskan kepada perangkat daerah atau petugas terkait—seperti Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, BPBD, hingga fasilitas kesehatan—agar segera ditindaklanjuti secara tepat sasaran.

"Kami ingin memastikan tidak ada lagi sekat birokrasi yang memperlambat penanganan. Begitu ada laporan masuk, petugas di ruang kendali langsung berkoordinasi dengan pos terdekat di lapangan agar penanganan bisa dilakukan seketika," tambahnya.

Di balik kemudahan yang ditawarkan, Asep menegaskan pentingnya partisipasi aktif dan tanggung jawab moral masyarakat. 

Ia juga mengingatkan agar warga tidak menyalahgunakan layanan darurat tersebut untuk aksi keusilan (prank) atau laporan palsu.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan layanan ini secara bijak dan bertanggung jawab. Jangan sampai laporan palsu atau prank justru mengalihkan fokus petugas dari warga yang sedang menghadapi ancaman nyawa di tempat lain," terangnya.

Halaman Selanjutnya
img_title