DPRD Minta Banjir Cilegon Harus Ditangani Serius oleh Pemerintah
- Istimewa
VivaBanten – Kota Cilegon berulang kali direndam banjir akibat hujan. Ribuan rumah terendam dan banyak warga yang menjadi korban.
Karenanya, DPRD Cilegon meminta pemerintah serius menangani banjir di Kota Baja yang terus berulang kali terjadi.
"Banjir kali ini menjadi pembelajaran oleh Pemkot Cilegon agar benar-benar menangani banjir dengan serius. Sebab, penanganan banjir yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah," ujar Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon, Muhammad Saiful Basri, Selasa, 10 Maret 2026.
Banjir Cilegon merendam sejumlah wilayah, sebut saja Sambirate, Gerem, Ciore, Panggungrawi, Kaligandu, hingga Perumahan Metro.
Banjir tersebut memang terjadi singkat, namun tetap membahayakan keselamatan warga, masyarakat rugi secara materi dan tenaga.
Diskusi Solusi Banjir di Kota Cilegon.
- Yandhi/Viva
"Banjirnya satu hari, capeknya bisa satu minggu bahkan lebih, kan gitu. Dan kerugiannya bisa satu bulan bahkan satu tahun," terangnya.
Basri menyoroti wilayah Ciwandan yang pada kejadian banjir terakhir relatif tidak terdampak. Ia menilai kondisi tersebut bisa menjadi contoh, bahwa solusi penanganan banjir sebenarnya memungkinkan untuk dilakukan di wilayah lain.
"Melihat kondisi kemarin, Ciwandan enggak banjir, kan ada solusi tuh kan berarti gitu. Nah, di daerah-daerah lain juga kan berarti bisa dilakukan," jelasnya.
Ia mengaku beberapa kali turun langsung ke lokasi banjir untuk melihat kondisi warga yang terdampak. Dari pengalamannya tersebut, Basri merasakan langsung bagaimana warga menghadapi situasi sulit akibat bencana tersebut.
Menurut Basri, warga yang terdampak banjir tidak memandang siapa pun yang datang membantu mereka, yang terpenting bagi masyarakat adalah adanya perhatian dan bantuan di tengah kondisi yang sulit.
"Enggak melihat entah itu anggota dewan, entah itu Wali Kota, siapapun orang-orang yang punya jiwa dermawan, yang kalau dengan kondisi musibah seperti itu kan harapannya cuma dapat kiriman gitu," tuturnya.