Solusi Banjir di Kota Cilegon
- Yandhi/Viva
VivaBanten – Semenjak Desember 2025 hingga Januari 2026, Kota Cilegon kerap dilanda banjir. Menurut pemerintah, banyak penyebabnya.
Banjir di Kota Cilegon, Banten, disebabkan seperti pertambangan, menyempitnya drainase hingga pendangkalan.
"Jangka pendek kita, ya industri, untuk memastikan apa, normalisasi saluran di setiap bahagian itu," ujar Syafruddin, Asda III Cilegon, dalam sebuah diskusi bersama Jurnalis Parlemen Cilegon (JPC) di Froin Cafe, Cilegon, Banten, Jumat, 30 Januari 2026.
Penyebab banjir Kota Cilegon lainnya yakni pagar pembatas di Kawasan Industri Krakatau Steel (KS), pondasi yang tinggi dan pagar menutup jalur air.
Petugas pantau banjir di Kabupaten Tangerang
- Sherly/viva
Kemudian saluran irigasi dari perkampungan warga yang bias mengalir ke sekitar kawasan industri KS kemudian bermuara ke laut terhambat, karena tembok tersebut.
Saat banjir disekitar Ciwandan, warga pun meningkat sebagian pagar itu, untuk mengalirkan air yang tertahan.
"Jadi kita diskusikan banjir ini, memastikan kepada misalnya, untuk kawasan agar melakukan normalisasi salurannya," terangnya.
Pemkot Cilegon akan berdiskusi dengan Pemkab Serang, manajemen kawasan industri hingga Balai Pengelola Jalan Nasional (BPJN), termasuk PT KAI, untuk mengatur drainase agar pembuangan air hujan bisa lancar ke laut.
"Jadi memang, yang diskusikan (solusi jangka) pendek kita ini, memang kita harus normalisasi salurannya dulu," jelasnya.