Penjara Pengamanan Super Ketat Resmi Beroperasi di Banten
- Kemenkumham Banten
Banten.Viva.co.id - Penjara dengan pengamanan super ketat resmi beroperasi di dalam Lapas Klas IIA Cilegon, Banten, hari ini, Kamis, 21 September 2023. Nantinya, warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan kriteria tertentu saja yang bakal dimasukkan ke dalam Blok Maximum Security.
Napi dengan kasus tertentu bakal di assessment terlebih dahulu, sebelum masuk ke dalam kriteria warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang memiliki resiko tinggi.
Baca Juga :
Pilu, Siswi SMP di Kota Serang Rela Disetubuhi Ayah Kandung Selama 3 Tahun Karena Diancam Dipukul
Lowongan Kerja Formasi PPPK Kota Cilegon 2023
Berawal dari Minum Tuak, 4 Orang Pria Lakukan Pengeroyokan di Balaraja, Tangerang, Ini Kejadiannya
"Tidak semua warga binaan memiliki karakter yang bisa diintervensi dengan regulasi yang ada, terdapat tingkatan resiko keamanan yang menjadi salah satu alternatif intervensi keamanan pemasyarakatan," ujar Tejo Harwanto, Kepala Kanwil Kemenkumham Banten, di Lapas Kelas IIA Cilegon, Kamis (20/09/2023).
Hanya napi dengan resiko tinggi saja yang di masukkan ke blok maximum security. Blok khusus itu memiliki berbagai sarana dan prasaran yang memadai untuk menjaga WBP dengan resiko keamanan tertentu.
Blok khusus dengan maximum security itu juga diharapkan bisa membina WBP yang membandel setelah diperingatkan, kerap menimbulkan keributan, serta pengedar narkoba atau kasus tinggi lainnya. Sehingga napi asal Banten dengan resiko tinggi, tidak harus lagi dikirim ke Nusakambangan yang membutuhkan pengawalan dan transportasi khusus.
"Adapun kriteria napi yang masuk ke blok ini yakni, napi yang masih melakukan kegiatan yang bersinggungan dengan hukum serta napi yang memiliki resiko keamanan tinggi," terangnya.
Pembangunan hunian napi dengan pengamanan maksimum ini pertama kali dibangun pada Jumat, 24 Juni 2022 dan diresmikan hari ini, Kamis, 21 September 2023. Blok khusus itu memiliki luas 1.823 meter persegi, dengan 44 kamar dan mampu menampung 250 WBP.
"Sebelum adanya gedung maximum security, Lapas Kelas IIA Cilegon memiliki tiga gedung bangunan yang menampung 1.916 WBP dengan kapasitas 896 orang. Jumlah WBP yang ada sudah melebihi kapasitas gedung," jelasnya.