2 Remaja Asal Jakarta Hilang Terseret Ombak saat Berenang di Pantai Karang Seke Lebak

Ilustrasi tenggelam
Sumber :
  • Viva

Banten .viva.co.id – DuwisatawanasalJakartahilangterseretombakbesar saat sedang berenang diPantai Karang Seke, KabupatenLebak, Banten pada Kamis (1 Agustus 2024) sore kemarin.

img_title Festival Cisadane Bukukan Transaksi Rp10,5 Miliar, Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Tangerang

Saat ini Jumat (2 Agustus 2024), tim dari Basarnas Banten dibantu Badan Penyelamat Wisata Tirta ( Balawista ) Kabupaten Lebak masih melakukan pencarian terhadap dua korban yang masih remaja tersebut.

Kami menerima laporan kecelakaan laut itu pada Kamis (1 Agustus 2024), pukul 18.10 WIB dan kini dua warga Jakarta dalam pencarian, kata Kepala Seksi Operasi Basarnas Banten Heru Amir, Jumat (2 Agustus 2024).

img_title Gubernur Banten Andra Soni Sedang Siapkan Infrastruktur Calon DOB Kabupaten Cilangkahan

Menurut Heru, korban kedua tiba di Pantai Karangseke pada Kamis (1 Agustus 2024) sore bersama tiga rekan lainnya. Kemudian pukul 16.30 WIB, kedua korban dan dua rekannya berenang di tepi pantai meski ombak tengah tinggi.

Namun, lanjut Heru, rekan korban tiba-tiba berteriak meminta pertolongan dan langsung direspon oleh petugas balawista dan warga setempat yang sukarela memberikan pertolongan.

img_title Ditengah Ancaman Krisis Energi Karena Perang Iran vs Amerika, Polda Banten Ungkap Pengoplosan Gas Subsidi

"Jadi mereka berenang, ada empat orang, sedangkan satu orang tinggal di saung. Tiba-tiba ada dua orang minta tolong, langsung ditolong oleh balawista," terangnya.

"Dua orang atas nama Iwan (17) dan Memet (15) terseret arus dan hilang, sedangkan rekannya Yandi (24) dan Aldri (26) berhasil menyelamatkan," imbuh Heru.

Sementara itu, Ketua Balawista Kabupaten Lebak, Erwin Komarasukma menuturkan, saat ini kondisi ombak di pesisir Selatan Banten sedang tinggi sehingga para wisatawan diminta untuk tidak berenang guna mencegah kecelakaan laut.

Berdasarkan laporan BMKG, sejak beberapa hari terakhir, tinggi gelombang di Pantai Selatan Banten tak menentu, bahkan kemarin berkisar 2,5 hingga 4 meter (tinggi ombak), kata Erwin.

Diakui Erwin, bermaksud menyampaikan informasi tersebut kepada pengelola wisata, penginapan, relawan, nelayan, kelompok sadar wisata (pokdarwis), koramil, polsek, pengelola tempat peletangan ikan (TPI) dan pihak lainnya.

“Kami berharap wisatawan agar mematuhi larangan itu, sehingga tidak menyebabkan kecelakaan laut,” tandasnya.