Cara Pemuda Lintas Iman di Banten Saling Jaga Perdamaian dan Persatuan
- Istimewa
VivaBanten – Pemuda lintas iman di Banten sepakat untuk Saling Jaga persatuan, keamanan, ketertiban hingga solidaritas antar anak bangsa. Sarasehan itu berlangsung di Vihara Siddharta, Tangerang Selatan, Bante, pada Selasa, 02 September 2025.
Selain berdialog, mereka juga melakukan doa bersama lintas iman, untuk Indonesia Damai dan Maju, agar kerukunan antar masyarakat dan umat beragama semakin erat.
"Kami hadir bukan untuk menyamakan keyakinan, tetapi menyatukan langkah menjaga Indonesia," ujar Gervando Jeorista Leleng, Ketua DPD Gempar Banten, dalam keterangan resminya, ditulis Kamis, 04 September 2025.
Sejumlah organisasi kepemudaan dan keagamaan hadir dalam sarasehan tersebut, seperti GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Gempar, Pemuda Longhucu, Gamki, Pemuda Katolik, Pemuda Tionghoa Indonesia, Rumah Anak Pancasila dan banyak lainnya.
Para organisasi pemuda keagamaan di wilayah Banten mendesak pemerintah dan lembaga legislatif untuk mendengar suara masyarakat, serta mengevaluasi kebijakan yang memberatkan rakyat.
Pemuda Lintas Iman Sepakat Saling Jaga Persatuan dan Perdamaian.
- Istimewa
Kemudian menolak tindakan provokatif, kekerasan, dan aksi anarkis, serta mengajak semua pihak menjaga ketertiban dan kedamaian.
Mengecam keras segala bentuk diskriminasi dan kekerasan terhadap etnis dan kelompok minoritas. Semua warga negara memiliki hak yang sama untuk hidup aman dan dihormati.
"Banten saat ini aman, dan kami akan terus menjaga kondusifitas, khususnya di Banten. Kegiatan seperti ini adalah benteng harmoni," ujar Adam Ma'rifat, Ketua PW GP Ansor Banten, Kamis, 04 September 2025.
Pemuda lintas iman juga menolak narasi kebencian berbasis SARA dan mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah.
Serta mendukung Polri dan TNI untuk bersikap profesional dan humanis dalam menjaga keamanan serta menindak pelaku pengrusakan fasilitas umum, tindakan anarkis, dan penjarahan secara terukur untuk menciptakan Banten yang aman dan damai.
Mengajak semua elemen pemuda dan masyarakat untuk saling menjaga, membangun solidaritas lintas iman dan etnis, serta memperkuat ruang-ruang dialog. Menjaga sesama, jaga kedamaian, dan jaga persatuan bangsa.
"Kami percaya bahwa harmoni lahir dari saling pengertian dan komitmen menjaga kebajikan bersama," ucap Gampang Madiangin, DPW Pemuda Agama Konghucu Indonesia Banten, Kamis, 04 September 2025.