Asal Muasal Nama Pandeglang Yang Berjarak 116km ke Jakarta
Pangeran Cunihin menyanggupi persyaratan tersebut dan berhasil, hal ini membuat Putri Arum gelisah. Ki Pande kemudian menyuruh Putri Arum (Cadasari) untuk meminta Pangeran Cunihin melewati lubang di batu keramat. Ki Pande telah meletakkan gelang saktinya pada lubang batu itu, setelah melewati lubang di batu keramat itu seluruh kesaktian Pangeran Cunihin langsung hilang dan seketika itu pula berubah menjadi sosok kakek yang tua.
Kakek tua atau Ki Pade Gelang itulah salah satu asal muasal nama Pandeglang yang masih disebut hingga saat ini.
Sebuah versi lain atau ketiga yang tidak berbentuk cerita, namun berdasarkan topografi, daerah Pandeglang yang berada di daerah yang lebih tinggi dari lingkungan sekitarnya. Berdasarkan topografi tersebut Pandeglang berasal dari kata Paneglaan yang mengandung makna tempat tersebut orang dapat melihat ke berbagai arah, pengucapan paneglaan lama kelamaan berubah menjadi Pandeglang.
Bagian depan Pendopo Bupati Pandeglang
- Istimewa
Hal ini seperti dikemukakan dalam salah satu Buku Pandeglang itu asal dari kata Paneglaan, tempat melihat ke mana-mana. Sedikit kita naik ke arah Pasir, maka terdapat sebuah kampung namanya Sanghiyang Herang, patilasan orang dahulu, awas (negla) melihat ke mana-mana yaitu Pandeglang sekarang.
Kemudian ada juga yang menyebut berasal dari kata Pani-Gelang, yang artinya tepung gelang. Pada Tahun 1527 Banten jatuh seluruhnya ke tangan Syarif Hidayatullah yang kemudian diperkuat untuk kepentingan perdagangan.