Ole Romeny Hadir, Elkan Baggott Siap Tempur: Timnas Indonesia Pantang Mundur di Round 3 Kualifikasi Piala Dunia

Ole Romeny, Pemain FC Utrecht.
Sumber :
  • TvOneNews.com

Banten.viva.co.id –Timnas Indonesia hanya berjarak satu langkah penting untuk mewujudkan mimpi lolos langsung ke Piala Dunia 2026. 

img_title Dukung Argentina, Ini Imbauan Kapolresta Tangerang Jelang Final Piala Dunia

Jika skuad Garuda mampu meraih 9 poin dalam laga melawan Australia, Bahrain, dan Tiongkok, peluangnya kian terbuka.

Pelatih Patrick Kluivert menilai persiapan harus total. Ia menegaskan setiap pemain perlu menyingkirkan ego pribadi demi kepentingan tim.

img_title Persib Bandung Resmi Kenalkan Layvin Kurzawa dan Dion Marx

Masuknya Ole Romeny pun jadi angin segar. Penyerang naturalisasi ini diharapkan bisa memecah kebuntuan di lini depan. 

Meski begitu, persaingan antarpemain kian sengit karena sejumlah striker lokal dan diaspora lain mulai menemukan sentuhan terbaik.

img_title Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, PSSI Targetkan Skuad Garuda Bisa Lolos di 2030

Disisi lain, Elkan Baggott menunjukkan performa konsisten bersama Blackpool usai pulih dari cedera. Ia rutin tampil sebagai starter dan kian kokoh dalam duel udara. 

Melawan tim sekelas Australia dan Bahrain yang memanfaatkan crossing, kehadiran Elkan sangat dibutuhkan.

Elkan sendiri menegaskan komitmennya untuk Timnas Indonesia tak berubah. 

Ia mengaku selalu bangga mengenakan seragam Garuda, terlepas dari perubahan pelatih atau kondisi apa pun di klub.

Sementara itu, Sandy Walsh memulai petualangan baru di Jepang. Ia mengaku sempat merasa “dikhianati” di KV Mechelen usai membela Timnas Indonesia di turnamen Piala Asia. 

Menit bermainnya menurun drastis, memaksanya mencari klub yang lebih menghargai peran pemain di level internasional.

Keputusan Sandy ini diharapkan dapat membantunya terus berkembang. 

Pelatih Patrick Kluivert pun menyambut baik jika setiap pemain diaspora bisa mendapatkan jam terbang rutin di luar negeri.

Patrick Kluivert sadar lini depan Timnas kerap mandek saat memasuki kotak penalti lawan. 

Ole Romeny disiapkan untuk mengatasi masalah ini, meski ia sendiri tengah berjuang menembus tim utama di klubnya.

Selain Romeny, ada nama Mauro Zijlstra, Eliano Reijnders, hingga bintang lokal seperti Ramadhan Sananta dan Egy Maulana Vikri. 

Sananta kian menunjukkan ketajaman di liga domestik. Egy pun mulai menemukan ritme di kasta teratas Liga Slovakia. Keduanya siap bersaing demi satu tempat di Skuad Garuda.

Seluruh elemen Timnas Indonesia diharapkan bersatu menghadapi Round 3. Patrick Kluivert meminta pemain fokus sepenuhnya pada taktik dan kekompakan. Tanpa persatuan, mustahil skuad Garuda bisa tampil maksimal.

Halaman Selanjutnya
img_title