Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan? Ini Penjelasannya

Ilustrasi hujan
Sumber :
  • Pixabay

Banten.viva.co.id – Teori bahwa berada di tempat terbuka saat gerimis bikin sakit sudah ada sejak lama. Jika Anda percaya pada teori tersebut, mungkin akhir-akhir ini Anda sering dilanda keraguan. 

img_title Kejar Target Penurunan Stunting, Pemkot Tangsel Andalkan "Ngider Sehat Premium" dan Kader Posyandu

Waktu kecil, Anda mungkin pernah diberi tahu oleh orangtua bahwa gerimis bikin sakit. Banyak orang percaya bahwa berjalan di bawah gerimis atau hujan rintik-rintik justru lebih berbahaya daripada hujan-hujanan sampai basah kuyup.

Pasalnya, ketika masuk musim hujan, hampir tiap hari Anda mungkin harus menerjang air hujan.

img_title Usung Konsep Japanese Luxury Wellness, Izumi Reflexology Resmi Dibuka di Gading Serpong Tangerang

Banyak kalangan percaya kalau dibandingkan dengan hujan lebat, gerimis lebih bisa memicu flu atau masuk angin. Padahal, teori ini sebenarnya kurang masuk akal, lo.

Gerimis, hujan, panas terik, atau badai tidak bisa menyebabkan penyakit. Penyakit hanya dapat disebabkan oleh bakteri atau virus yang masuk ke dalam tubuh. 

img_title Tiba di Debarkasi, Pemerintah Kota Tangerang Pantau Kondisi Kesehatan 390 Jemaah Haji

Cuaca atau musim saja tidak akan membuat seseorang sakit. Perlu diketahui juga bahwa virus dan bakteri tidak serta-merta berkembang biak lebih banyak selama musim hujan.

Mana yang lebih rentan bikin sakit: hujan atau gerimis?

Baik hujan atau gerimis bikin Anda rentan sakit. Namun, bukan cuaca atau air hujan yang bikin sakit, melainkan kebiasaan Anda setelah kena hujan atau gerimis. 

Sehabis hujan-hujanan, Anda cenderung lebih cepat mengeringkan diri atau ganti pakaian. Anda juga biasanya sudah melindungi diri dengan payung, jas hujan, atau pakaian hangat.

Jadi, Anda selalu mencari cara untuk menghangatkan diri meski terpapar suhu rendah. Alhasil, peluang virus dan bakteri untuk masuk dan berkembang biak jadi lebih kecil.

Sementara jika Anda berada di luar saat turun hujan rintik-rintik, Anda mungkin tidak terlalu menyadari bahwa suhu tubuh perlahan-lahan menurun. 

Anda pun terkadang menghabiskan lebih banyak waktu di luar ruangan serta tidak mau repot mengeluarkan payung, jas hujan, atau baju hangat ketika gerimis.

Tanpa disadari, baju dan kepala Anda menjadi lembap dan dingin, bukan basah kuyup. Karena tidak basah kuyup, Anda pun enggan berganti pakaian atau mengeringkan diri.

Halaman Selanjutnya
img_title