Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Tebar Diskon Selama Ramadan
- Sherly/viva
Banten VIVA - Dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi di bulan Ramadan, pemerintah pun memberikan stimulus potongan harga atau diskon pada kebutuhan pokok, tiket pesawat, tiket angkutan laut, tarif tol, hingga tarif PLN.
"Ada beberapa yang diberikan diskon di bulan Ramadan, mulai dari harga kebutuhan pokok, tiket pesawat, tiket angkutan laut, tarif PLN yang berlaku satu bulan lagi, hingga tarif tol dengan nilai yang berbeda-beda," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Jumat, 28 Februsri 2025.
Untuk diskon kebutuhan pokok, pemerintah bekerjasama dengan APRINDO memberikan potongan harga hingga 50 persen, seperti pada minyak, beras, gula, dan daging.
Lalu, untuk tarif tol diberikan diskon lebih dari 20 persen dan juga adanya potongan tarif PLN yang berlaku satu bulan lagi.
"Ramadan ini kita jadikan momentum untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, karena daya belinya meningkat. Dan untuk itu kita berikan stimulan melalui diskon. Seperti, kebutuhan pokok sampai dengan 50 persen, tarif tol diskon lebih dari 20 persen dan harga tiket pesawat diskon lebih dari 10 persen, tinggal tunggu dari Kemenhubnya nanti," ujarnya.
Diskon itu pun sebagai langkah pemerintah untuk bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi di kuartal I tahun 2025. Karena, pada tahun 2024, pemerintah mencatat pertumbuhan ekonomi di angka 5 persen.
"Tahun 2024 kita tahu, pertumbuhan kita itu diangka 5 persen, sehingga kita ingin jaga pertumbuhan di kuartal pertama. Salah satunya yang kita tahu, sepanjang dalam siklus saat bulan ramadan, angka konsumsinya paling tinggi, dan dengan program tersebut pastinya bisa menjaga angka itu, sekaligus bantu masyarakat," ungkapnya.