Sasar Etika dan Keamanan Siber, Pemkot Tangsel Kejar Target Mindset Digital Merata

Ilustrasi Jurnalis dan Medsos.
Sumber :
  • Viva.co.id

VivaBanten – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memastikan keberhasilan transformasi digital di lingkungan birokrasi sesungguhnya diukur dari integrasi sistem yang mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

img_title Dukung Transformasi Pelayanan Publik, Pemkot Tangsel Gembleng Kompetensi AI Buat ASN

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin.

Dia menambahkan, digitalisasi harus diletakkan sebagai instrumen mutakhir untuk menyelesaikan persoalan publik serta mendongkrak kualitas layanan pemerintah, bukan sekadar proyek menghadirkan sistem atau aplikasi baru yang justru membingungkan warga.

img_title Pengalaman Panjang di Birokrasi Jadi Modal Subhan Setiabudi Memimpin Sekretariat DPRD Banten

"Digitalisasi bukan berarti hanya menciptakan aplikasi-aplikasi untuk membantu kita secara administratif, tapi juga bagaimana mindset kita dalam problem solving, dalam melakukan solusi dan memberikan pelayanan terbaik buat masyarakat," ujar TB Asep Nurdin dalam keterangannya, Selasa, 16 Juni 2026.

Asep menjelaskan bahwa Pemkot Tangsel saat ini berada pada fase krusial dalam transformasi digital, sebab di tengah ekskalasi perkembangan teknologi yang bergerak eksponensial, aparatur pemerintah dituntut tidak hanya gagah memahami teknologi di atas kertas, melainkan harus cekatan memanfaatkannya untuk menjawab kebutuhan riil di lapangan.

img_title RS di Tangerang Hadirkan SIRT Y-90, Terapi Penanganan Kanker yang Dipakai 40 Negara

Oleh karena itu, Asep menempatkan perubahan pola pikir (mindset) sebagai fondasi paling utama dalam transformasi digital pemerintahan. 

Dia juga menyebutkan, teknologi harus mengakar ke dalam proses pengambilan keputusan, penyelesaian masalah, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

"Aparatur tidak boleh terjebak pada rutinitas administratif yang kaku. Mindset kita yang pertama harus diubah. Digitalisasi harus masuk ke dalam cara kita berpikir, cara kita mengambil keputusan, dan cara kita memberikan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.

Tangsel ONE: Jawaban Konkret Integrasi Layanan

Balai Kota Tangsel

Photo :
  • Istimewa

Sebagai manifestasi nyata dari perubahan pola pikir tersebut, Pemkot Tangsel secara resmi mengoptimalkan dan mengandalkan platform Tangsel ONE. 

Platform super (super apps) ini hadir sebagai jawaban langsung atas kritik publik mengenai banyaknya aplikasi pemda yang tumpang tindih dan tidak efisien.

Melalui Tangsel ONE, Pemkot Tangsel menyatukan puluhan layanan yang sebelumnya tersebar di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) ke dalam satu pintu yang terintegrasi.

"Melalui platform Tangsel ONE ini, masyarakat tidak perlu lagi mengunduh banyak aplikasi. Kami sudah mengintegrasikan pelayanan administrasi kependudukan sehingga warga bisa mengurus dokumen sipil secara mandiri tanpa birokrasi tatap muka yang berbelit," kata Asep.

Halaman Selanjutnya
img_title