Masyarakat Banten Waspada Cuaca Ekstrem Hingga Gelombang Tinggi 4 Meter
- Pixabay.com
VivaBanten – Masyarakat Banten diimbau waspadai cuaca ekstrem, untuk masyarakat pesisir diminta berhati-hati dengan gelombang tinggi antara 2,5 meter sampai 4 meter.
Himbauan itu dikeluarkan oleh BMKG, untuk periode 11-14 September 2025, agar masyarakat lebih waspada jika terjadi cuaca ekstrem di wilayahnya.
"Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan," ujar Kepala BBMKG Wilayah II, Hartanto, dalam keterangan resminya, Kamis, 11 September 2025.
Jika terjadi hujan lebat disertai petir hingga angin kencang, masyarakat diimbau menghindari aktivitas diluar rumah. Jika terpaksa berada diluar, diminta menghindari ruang terbuka, menjauhi pohon, papan reklame, dan bangunan yang berisiko roboh saat angin kencang.
"Masyarakat diminta siap siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor; serta memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, seperti aplikasi Info BMKG," jelasnya.
Ilustrasi tips menjaga kesehatan anak saat musim hujan
- Pixabay
Hujan lebat disertai petir dan angin kencang perlu di waspadai masyarakat, agar lebih berhati-hati saat beraktifitas, terlebih berkegiatan diluar rumah.
Berdasarkan prediksi BMKG, pada 11 - 12 September 2025, hujan intensitas sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah, Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. Kemudian potensi hujan intensitas lebat hingga sangat lebat di sebagian besar wilayah Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Serang bagian Selatan.
Selanjutnya periode 13 - 14 September 2025, hujan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Kabupaten Lebak bagian Timur, Kabupaten Pandeglang bagian Barat, Kabupaten Serang bagian Selatan, Kabupaten Tangerang bagian Selatan, dan Kota Tangerang Selatan.
Kemudian bibit siklon tropis 93S yang berada di Samudera Hindia sebelah Barat Bengkulu, memberikan dampak tidak langsung terhadap perairan Banten. Tinggi gelombang diprakirakan mencapai kategori tinggi, antara 2,5 meter hingga 4 meter.
"Yang berpotensi terjadi di wilayah Selat Sunda barat Pandeglang, Perairan selatan Banten dan Samudra Hindia selatan Banten," terangnya.