Indonesia Tancap Gas! Erick Thohir Bertemu Empat Pelatih Belanda Demi Kalahkan Australia dan Bahrain
- Instagram @erickthohir
Banten.viva.co.id –Timnas Indonesia makin memanas jelang duel krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berinisiatif terbang ke Belanda untuk bertemu empat pelatih Timnas Indonesia.
Pertemuan ini bertujuan menyusun rencana besar menghadapi Australia dan Bahrain pada Maret 2025.
Erick ingin memastikan semua aspek teknis, mental, dan taktik sudah matang sebelum bentrok dengan lawan berat di Grup C.
Kedatangan Erick di Negeri Kincir Angin sekaligus memperlihatkan keseriusannya memaksimalkan potensi Timnas.
Apalagi, Timnas Indonesia baru mengganti pelatih utama dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert pada awal Januari 2025.
Pergantian ini memicu beragam reaksi, baik pro maupun kontra. Namun, Erick menilai keputusan tersebut diperlukan untuk menyuntik angin segar demi meraih target tertinggi.
Pertemuan di Belanda dihadiri oleh pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, beserta tiga asisten yakni Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg.
Keempat nama ini berasal dari Belanda dan punya rekam jejak mentereng di dunia sepak bola Eropa.
Semua sepakat menyingsingkan lengan baju dan fokus membahas langkah strategis Indonesia di sisa pertandingan kualifikasi.
Menurut unggahan Instagram Erick Thohir, mereka mendiskusikan progres terkini Timnas, khususnya jelang dua laga penentu melawan Australia dan Bahrain.
Pertemuan ini menegaskan bahwa PSSI dan tim pelatih tak ingin menunda persiapan. Waktu yang sempit dimanfaatkan sebaik mungkin agar Timnas dapat tampil prima dan mengamankan posisi di klasemen grup.
Berdasarkan jadwal, Indonesia akan bertandang ke Sydney Football Stadium pada 20 Maret 2025 untuk menghadapi Australia.
Laga ini diyakini menjadi ujian berat, mengingat Australia dikenal tangguh di kandang sendiri.
Lima hari berselang, tepatnya 25 Maret, Indonesia gantian menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Hasil dua pertandingan ini akan sangat menentukan peluang Garuda menembus babak selanjutnya.
Australia sendiri adalah tim favorit di Grup C. Namun, Indonesia tak ingin pulang dengan tangan hampa.
Patrick Kluivert dan stafnya menyiapkan strategi dan susunan pemain terbaik agar mampu menahan bahkan mencuri poin di Sydney.