Dokter Keliling, Aplikasi Kesehatan untuk Warga Cilegon

Tim dokter RS Mandaya saat menjelaskan metode rezum untuk prostat
Sumber :
  • Sherly/viva

VivaBanten – Masyarakat Kota Cilegon, Banten, bisa memanfaatkan menu Dokter Keliling Cilegon (Doklinc) di aplikasi Cilegon Juare, yang bisa digunakan untuk memeriksakan kesehatannya.

img_title Pemkot Cilegon Dorong SDM Unggul Lewat Program Beasiswa Cilegon Juare

Keluhan kesehatan masyarakat Cilegon, bisa dilaporkan atau memeriksakan diri melalui aplikasi Doklinc, sehingga bisa ditangani dengan cepat, terutama pemberian obatnya.

Masyarakat Cilegon bisa mengunduh aplikasi Cilegon Juare di playstore gadget nya masing-masing. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan bisa terus mensosialisasikan aplikasi tersebut, agar bisa dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan.

img_title Kebijakan Penanganan Stunting Walikota Cilegon Diganjar Penghargaan oleh Adinkes dan Pemerintah Pusat

"Jadi beberapa hari lalu, saya ngobrol dengan Pak Walikota (Robinsar), rupanya masih banyak warga yang belum tau ada dokling. Jadi saya ingatkan kembali kepada dinas terkait agar mensosialisasikan aplikasi tersebut," kata Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, ditulis Kamis, 30 Oktober 2025.

Doklinc merupakan salah satu menu di aplikasi Cilegon Juare yang dikelola oleh Dinas Kominfo Kota Cilegon.

img_title Beasiswa Cilegon Juare, Kerja Bareng Industri dan Pemkot Cilegon

Program Beasiswa Cilegon Juare.

Photo :
  • Istimewa

Melalui fitur ini, warga cukup membuka aplikasi Cilegon Juare dan memilih menu Doklinc, maka tenaga kesehatan akan datang langsung ke rumah.

Program ini merupakan bagian dari 100 Hari Kerja Wali Kota Robinsar dan Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo. Layanan ini diberikan secara gratis dan khusus bagi warga yang memiliki KTP Cilegon, serta telah mengisi data dengan benar di dalam aplikasi.

"Jadi awalnya laporan itu hanya bisa di android doang, masyarakat enggak paham semua. Lalu, sistem yang mengelola untuk maintenance juga tidak ada dan memang perlu rutin perawatannya. Saat ini saja, aplikasi itu masih milik pribadi saya. Kalau saya hibahkan terus enggak ada yang urus sayang juga," terangnya.

Ketidaktahuan warga terhadap dokling ini disebabkan masyarakat belum tahu jika Doklinc ini bisa langsung menghubungi langsung ke dinas yang dituju. Selain itu, Sumber Daya Manusia (SDM) nya juga perlu ditambah.

"Saat ini kan masih 1 orang, kasihan juga kalau ngurus semua aplikasi. Jadi butuh 1 orang lagi untuk memback up semua itu," jelasnya.