Kisah Inspiratif Ray Sahetapy, Perjalanan Berat Menjadi Seorang Mualaf dan Perpisahan dengan Dewi Yull
- Instagram @raysahetapy
Banten.viva.co.id – Kabar duka datang dari dunia hiburan Indonesia. Aktor legendaris Ray Sahetapy meninggal dunia pada Selasa malam, 1 April 2025, di usia 68 tahun.
Kabar ini mengejutkan para penggemar dan insan perfilman nasional yang mengenal Ray sebagai sosok yang sangat berdedikasi dan penuh talenta.
Tak hanya dikenal sebagai aktor berbakat, perjalanan hidup Ray juga menyimpan kisah spiritual yang menginspirasi banyak orang, terutama terkait keputusannya untuk memeluk agama Islam.
Perjalanan Spiritual Ray Sahetapy
Sebelum dikenal sebagai seorang Muslim, Ray Sahetapy menjalani kehidupan dengan latar belakang agama Kristen.
Ia menikah dengan penyanyi Dewi Yull pada 1981, yang saat itu masih berusia 20 tahun. Pernikahan mereka tidak berjalan mulus, karena adanya perbedaan agama.
Dewi Yull adalah seorang Muslim, sementara Ray masih memeluk Kristen. Perbedaan keyakinan ini sempat menimbulkan masalah dalam keluarga besar Dewi Yull, yang tidak memberikan restu terhadap pernikahan mereka.
Dewi Yull pernah mengungkapkan dalam sebuah sesi podcast bahwa meskipun mereka menghadapi tantangan berat, Ray Sahetapy tetap teguh dalam keyakinannya untuk menjadi seorang Muslim.
Setelah menikah, Ray mulai mempertimbangkan untuk masuk Islam, sebuah keputusan besar yang tidak mudah dilakukan, apalagi dengan berbagai tantangan yang harus dihadapi.
Keputusan Mualaf yang Berat
Pada tahun 1992, Ray Sahetapy akhirnya memutuskan untuk memeluk agama Islam dan resmi menjadi seorang mualaf.
Meskipun begitu, keputusan ini tidak diumumkan kepada publik pada saat itu karena beberapa alasan pribadi yang melibatkan keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Dewi Yull mengungkapkan bahwa meskipun ibunya memberikan restu untuk pernikahan mereka, ayah Dewi dan keluarga besar lainnya masih menolak keputusan Ray untuk menjadi seorang Muslim.
"Padahal ayahnya anak-anak (Ray Sahetapy) sudah seiman dengan aku, tapi tidak boleh dipublikasi demi menjaga semua," kata Dewi Yull dalam wawancara.
Hal ini menunjukkan betapa beratnya ujian yang dihadapi oleh Ray dan Dewi untuk membangun kehidupan bersama, mengingat perbedaan keyakinan yang masih menjadi tantangan besar bagi keluarga mereka.
Perjuangan dalam Menjalani Rumah Tangga