Cara Ubah Sampah Jadi Cuan dari Pemkot Tangsel

Ilustrasi Sampah Jadi Uang.
Sumber :
  • Ilustrasi AI

VivaBanten – Sampah buka hanya limbah yang tidak bisa dikelola dengan baik. Jika tahu caranya, bisa menghasilkan cuan untuk kebutuhan ekonomi harian.

img_title ALVAboard Hadirkan Eco Bin, Tempat Sampah Recyclable untuk Kawasan Industri Tangerang

Salah satunya melalui dengan budidaya magot atau larva lalat Black Soldier Fly (BSF) sampah rumah tangga, bisa berubah jadi cuan.

"Sebagaimana disampaikan Pak Wakil Wali Kota (Tangsel), pakan maggot itu gratis karena diambil dari sampah kita sendiri. Arahan beliau jelas sekarang tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan konsisten dan memastikan ada pasar yang siap menyerap hasilnya," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, ditulis Minggu, 01 Januari 2026.

img_title Bergelut Dengan Sampah dan Membantu Ekonomi Masyarakat, Aiptu Eko Yulianto Diganjar Penghargaan Kompolnas Award

Menurutnya, maggot bukan sekadar pengurai sampah, melainkan motor ekonomi baru bagi warga.

Pelatihan budidaya maggot merupakan bagian krusial dari strategi pengurangan sampah dari hulu.

img_title Bukan Sekadar Aplikasi, Datara Jadi Titik Temu Rujukan Data Tunggal Pengentasan Kemiskinan di Tangsel

Budidaya Magot.

Photo :
  • Viva.co.id

Lebih lanjut, Asep memaparkan visi pimpinan bahwa sisa makanan rumah tangga harus dipandang sebagai aset. 

Hasil panen maggot dapat dipasarkan sebagai pakan ternak berkualitas, sementara residunya menjadi pupuk organik. Namun tetap harus diperkuat dengan sistem bank sampah.

Dirinya mendorong setiap pengurus RW untuk mengaktifkan bank sampah sebagai simpul utama sebelum sampah berakhir di TPA.

“Pak Pilar memberikan instruksi agar keberadaan bank sampah di lingkungan RW tidak lagi bersifat opsional. Beliau meminta warga menyukseskannya secara kolektif. Pengelolaan sampah tidak akan tuntas jika hanya mengandalkan pemerintah, tetapi harus melalui perubahan perilaku masyarakat," tuturnya.

Melalui koordinasi yang dilakukan Dinas Kominfo, Asep menegaskan bahwa Pemkot Tangsel optimistis pendekatan berbasis komunitas ini akan berhasil. 

"Dengan kesadaran warga memilah sampah sejak dari dapur, beban lingkungan akan berkurang drastis sekaligus memberikan keuntungan finansial yang nyata bagi masyarakat Tangsel," jelasnya.