Incar Pasar Global Lewat Sambal Khas Indonesia, Dua Brand Lokal Bersatu Lewat Akuisisi

Proses akuisisi dua pemilik brand kuliner sambal asal Indonesia
Sumber :
  • istimewa

VIVA Banten - Dalam memperluas bisnis hingga ke pasar global di sektor kuliner, dua brand lokal asal Indonesia, yakni Sambal Bakar Indonesia Group (SBIG) resmi mengakuisisi brand Eat Sambel.

img_title Danamon Apresiasi Nasabah Lewat Rangkaian Promo HUT ke-70

Langkah strategis ini merupakan babak baru ekspansi besar SBIG dalam memperkuat portofolio bisnis di sektor fast moving consumer goods (FMCG) atau consumer packaged goods (CPG), secara lebih agresif dalam membangun ekosistem kuliner sambal yang lebih modern, terintegrasi, dan kompetitif hingga level global.

CEO Sambal Bakar Indonesia Group Richard Theodore mengatakan, akuisisi ini bukan sekadar strategi bisnis, tetapi bagian penting dari visi SBIG memperkuat ekosistem bisnis sambal di Indonesia dan membawanya ke level nasional bahkan global.

img_title AI Ubah Strategi Pemasaran Digital, svo.ai Tawarkan Solusi Terintegrasi bagi Pelaku Bisnis

"SBIG memiliki misi membangun ekosistem kuliner sambal yang kuat dan terintegrasi. Eat Sambel sudah punya fondasi digital solid, basis pelanggan yang luas, dan positioning yang relevan di pasar sambal online. Dengan menggabungkan kekuatan ini, kami ingin memperkuat rantai pasok, inovasi produk, hingga ekspansi ke seluruh Indonesia," katanya.

Eat Sambel sendiri dikenal sebagai salah satu pionir sambal online yang populer di kalangan pelanggan digital karena menghadirkan sambal autentik dengan sentuhan modern.

img_title 1.464 Bisnis Tumbuh Sepanjang 2025, Dorong Gading Serpong Tangerang Jadi Kawasan Komersial

Berangkat dari dapur rumahan, kini Eat Sambel telah menjual lebih dari 26 juta botol di seluruh Indonesia dan meraih berbagai penghargaan di marketplace.

Sehingga, pasca mengakuisisi Eat Sambel, SBIG menargetkan sinergi pada tiga sektor utama.

Pertama dari sisi produk dengan menggabungkan kekuatan inovasi resep dan varian rasa dari kedua brand sehingga akan memperkaya portofolio sambal siap saji di pasar nasional.

Kedua dari sisi operasional akan ada integrasi gudang, distribusi, dan rantai pasok untuk meningkatkan meningkatkan efisiensi logistik secara signifikan. Ketiga dalam hal brand identity dengan menjaga Eat Sambel sebagai sub-brand di bawah SBIG, dengan karakter khasnya.

Director of Corporate Communication & Relations SBIG, Benjamin Master A. Surya menambahkan, dengan menyatukan dua brand yang sama-sama kuat, SBIG kini berada pada posisi yang lebih strategis di industri sambal modern.

Halaman Selanjutnya
img_title