Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo, JBS Perkasa dan REI Kolaborasi Pasok Pintu Baja Berbasis Green
- Engkos Kosasih
VIVA BANTEN - PT Jaya Bersama Saputra (JBS) Perkasa, produsen Pintu Baja Fortress, menggandeng Asosiasi Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) untuk mempercepat pasokan pintu rumah berkualitas bagi program prioritas nasional, yakni pembangunan 3 juta rumah subsidi.
Kolaborasi strategis ini menunjukkan komitmen industri konstruksi dalam mendukung visi pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis properti.
Kerja sama tersebut secara resmi ditandai dengan penandatanganan perjanjian pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) REI tahun 2025 yang dihadiri oleh jajaran petinggi kedua belah pihak.
Founder & Chief Executive Officer (CEO) JBS Perkasa, Joni Effendi, hadir didampingi National Sales Manager, Hens Sumarauw.
Sementara dari sisi REI, hadir Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI, Joko Suranto, bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP REI, Raymond Arfandy.
Joni Effendi, CEO JBS Perkasa, melihat program 3 juta rumah sebagai tantangan besar sekaligus peluang signifikan bagi industri bahan bangunan.
Tantangan ini memacu perusahaan untuk berinovasi melalui Pintu Baja Fortress, yang menawarkan produk berkualitas tinggi, tahan lama, dan berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa untuk mendukung program ini, diperlukan solusi yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Pintu baja Fortress hadir dengan end-to-end services, mulai dari pendampingan pemilihan pintu, proses pemasangan yang aman dan transparan, hingga pasokan material berkualitas,” kata Joni di Tangerang, Jumat (5/12/2025).
Lebih lanjut, kemitraan ini diharapkan membawa inovasi signifikan di sektor perumahan.
Menurut Joni, proyek besar ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan permintaan pintu baja, terutama didorong oleh kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan.
“Pintu baja Fortress berkomitmen pada nilai keberlanjutan sebagai landasan utama. Produk kami terbuat dari lempengan baja bermotif menyerupai urat kayu, yang artinya tidak ada pembabatan pohon,” tegasnya, menyoroti aspek green dari produk mereka.
Joni memprediksi, dengan adanya dorongan dari program pemerintah, permintaan pintu baja nasional dapat tumbuh signifikan pada tahun depan, memberikan dorongan signifikan bagi industri di tengah tantangan ekonomi yang ada.