Imbas Demo Jakarta, Aktifitas KBM di Tangerang Digelar Daring
- Sherly/viva
VIVA Banten - Aksi unjuk rasa yang terjadi di beberapa daerah termasuk Jakarta, membuat sejumlah daerah penyangga memberlakukan Kegaiatan Belajar Mengajar (KMB) melalui dalam jaringan (daring) atau PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh).
Hal ini diedarkan melalui surat himbauan agar para sekolah baik SD, SMP/Sederajat menerapkan kegiatan belajar mengajar secara daring atau jarak jauh mulai Senin 1 September 2025, hingga Kamis 4 September 2025.
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengatakan, menyikapi atas kondisi yang terjadi akhir-akhir ini di masyarakat, melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang telah diedarkan surat himbauan nomor B/400.3.5/4388/VIII/Disdik/2025.
Dalam surat edaran itu semua sekolah baik tingkat SD hingga SMP se Kabupaten Tangerang dihimbau, untuk melaksanakan tiga poin penting.
Diantaranya, melaksanakan kegiatan belajar mengajar sesuai ketentuan dengan memperhatikan keamanan dan kenyamanan belajar bagi seluruh warga sekolah menggunakan PJJ (pembelajaran jarak jauh) mulai hari Senin sampai dengan Kamis tanggal 1 - 4 September 2025.
"Point pertama, pihak swkolah dihimbau untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan jarak jauh atau daring," katanya, Senin, 1 September 2025.
Selanjutnya, pada point kedua pihak sekolah harus meningkatkan pengawasan kepada murid dan PTK guna menghindari kegiatan yang berpotensi mengganggu ketentraman dan ketertiban umum di masyarakat.
Dimana, dalam hal ini pihak sekolah harus mengetahui keberadaan murid atau siswa-siswi dan para guru yang melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring.
"Meskipun melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring, pihak sekolah harus mengetahui posisi dimana para guru dan pelajarnya berada. Nanti, ada laporannya dalam setiap kegiatan belajar mengajar," ujarnya.
Lalu, pihaknya juga menghimbau kepada seluruh warga sekolah, diantaranya guru, kepsek, satpam, pelajar, komite, orang tua dan murid, harus bijak dalam menggunakan media sosial, baik itu Facebook, Instagram, Tiktok, Twitter/X dan lainnya. Dadan mengatakan, surat himbauan ini diedarkan, untuk menciptakan kondusifitas dserah, khusunya wilayah Kabupaten Tangerang.
"Kami menghimbau kepada seluruh warga sekolah untuk bijak dalam menggunakan media sosial sehingga dapat mendukung kondusifitas di masyarakat," ungkapnya.