Dirjen Komdigi Lulus dengan Gelar Doktor di UPH Tangerang

Dirjen Komdigi, Edwin sebagai salah satu lulusan UPH
Sumber :
  • Sherly/viva

Banten VIVA - Direktur Jenderal (Dirjen) Ekosistem Digital di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Edwin Hidayat Abdullah, berhasil lulus dan menjadi salah satu wisudawan di Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang. Di mana, ia berhasil meraih gelar doktor dalam Program Doktor Manajemen UPH.

img_title Pemerintah Kabupaten Tangerang Terapkan Pembatasan Penggunaan Medsos Pada Anak

Menurutnya, dengan pendidikan tersebut bukan sekadar menyerap pengetahuan atau mendapatkan gelar, melainkan tentang membangun cara berpikir yang jernih, lebih dalam, dan penuh tujuan.

"Gelar ‘Doktor’ bukan sekadar titel, melainkan panggilan untuk berpikir lebih baik, bertindak lebih bijak, dan melayani dengan setia. Sehingga, mari kita tidak memakai gelar ini sebagai lencana kebanggaan, tapi sebagai pengingat harian untuk terus belajar, bertumbuh, dan berdampak," katanya, Selasa, 20 Mei 2025.

img_title UPH Tangerang Buka Program Pendidikan Spesialis Bedah Syaraf

Selain Edwin, sebanyak 1.921 mahasiswa UPH yang tercatat lulus dan melakukan prosesi Wisuda Tahun Akademik 2024/2025 dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari program Doktor, Magister, Sarjana, hingga Sarjana Terapan.

Rektor UPH, Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., mengatakan, dengan mengusung tema "Mind of Excellence", prosesi wisuda ini bukan hanya menjadi simbol kelulusan, tetapi juga momentum pengutusan para lulusan untuk menjadi pemimpin yang berintegritas dan berdampak di tengah masyarakat.

img_title UPH Tangerang Terima 6.500 Mahasiswa Baru, 70 Diantaranya dari Mancanegara

"Dalam konteks dunia yang penuh tantangan dan perubahan baik secara politik, ekonomi, maupun teknologi. Sehingga, pentingnya membangun visi, karakter, dan ketekunan dalam menghadapi dunia kerja dan kehidupan," ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Tri Munanto menambahkan, terkait dengan kesiapan menghadapi era digital dan tantangan global.

Di mana, ia menyoroti tantangan dunia kerja di era revolusi industri 4.0 dan transformasi digital.

"Meskipun teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) berkembang pesat, manusia tetap memiliki keunggulan karena karakter, nilai-nilai kemanusiaan, dan hati untuk melayani. Inilah yang membuat manusia tetap lebih unggul dan layak menjadi pemimpin di masa depan," ungkapnya.