Diduga Oknum TNI Keroyok Pemuda Hingga Tewas

Fahrul Abdillah, Korban Penganiayaan Hingga Tewas
Sumber :
  • Istimewa

Banten.Viva.co.id - Seorang pemuda di keroyok hingga tewas pada Senin malam, 16 April 2025, seluruh wajahnya babak belur. Korban bernama Fahrul Abdillah yang biasa dipanggil Faung oleh teman-temannya.

img_title Satlap Tri Cakti Timah Diduga Halangi Polisi, IPW: Hukum Tak Boleh Diintervensi

Dia di keroyok sejumlah orang yang diduga oknum TNI di depan kantor Bank BJB Kota Serang, Banten.

"Temen gw di keroyok, dia belain temen, kayak nengahin (memisahkan) gitu, malah dia yang kena royok," ujar salah satu teman korban berinisial IGL, Jumat, 18 April 2025.

img_title Pembobol Empat Rumah Dalam Semalam Ditangkap Satreskrim Polresta Serkot

Korban mendapat perawatan di RSUD Banten, namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal pada Jumat pagi, 18 April 2025, sekitar pukul 05.30 wib. 

"Udah lapor ke Denpom," tuturnya.

img_title Iti Octavia Jayabaya Ambil Formulir Pendaftaran Calon Ketua Demokrat Banten 2026-2031

Korban, Fahrul Abdillah kini telah di makamkan di daerah Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, pada Jumat siang, 18 April 2025.

Ilustrasi pengeroyokan

Photo :
  • Istimewa

Korban sempat dibawa ke RS Sari Asih untuk pertolongan pertama, namun harus di rujuk ke RSUD Banten untuk penanganan lebih lanjut, atas luka patah yang di deritanya usai di keroyok diduga oknum TNI.

"Sudah dimakamkan," ujar salah satu kerabat korban, Jumat, 18 April 2025.

Menurut Kasatreskrim Polresta Serkot, Kompol Salahudin, kasus tersebut sedang ditangani oleh kepolisian dan Denpom Serang. 

Kedua institusi akan berkoordinasi dan melakukan pertemuan yang rencananya dilakukan Jumat sore ini, 18 April 2025.

"Masih pengembangan. Sore janji koordinasi," ujarnya. 

Berdasarkan surat salinan yang didapat redaksi, pihak keluarga korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/4 Polisi Militer Daerah Militer III/Siliwangi dengan nomor TBLP/IV/2025 pada Kamis, 17 April 2025 pukul 13.00 wib. Dalam surat tersebut untuk terlapor berpangkat Pratu MI.