Mahasiswa Yogyakarta Kumpul Kopi Darat Serukan Pilpres Sekali Putaran: Untuk Hindari Polarisasi

Mahasiswa Yogyakarta
Sumber :

Banten.viva.co.id –Ratusan mahasiswa se-Yogyakarta menghadiri acara Kopi Darat (Kopdar) bersama Formasi Indonesia Moeda (FIM) untuk mengawal agenda rakyat. 

img_title BEM Banten Bersatu Blokir Gerbang Masuk Kantor Andra Soni, Desak Pemerataan Pembangunan

Dalam Kopdar itu, FIM bersama ratusan mahasiswa dari berbagai Universitas di Yogyakarta ini membawa tema ‘Kawal Agenda Rakyat: Pilpres 2024 Sekali Putaran untuk Indonesia Maju’.

Koordinator Nasional Formasi Indonesia Moeda (FIM) Syifak Muhammad Yus mengatakan, tujuan FIM menggelar Kopdar bersama ratusan mahasiswa berbagai kampus di Yogyakarta ini semata-mata untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa bahwa kepentingan bangsa lebih utama, daripada kontestasi politik 5 tahunan. 

img_title KKN Nusantara VI Tinggalkan Jejak Besar, Potensi Desa di Leuwidamar Banten Jadi Mesin Ekonomi Berbasis Ekoteologi

Untuk itu, Syifa menilai aksi mengawal agenda rakyat dengan mendukung Pilpres 2024 sekali putaran harus menjadi agenda gerakan bersama mahasiswa secara nasional. 

Hal itu juga harus intens disosialisasikan ke mahasiswa selaku agen perubahan, dan masyarakat secara umum.

img_title 750 Lulusan UIN Banten Resmi Diwisuda, Prof Ishom Ingatkan Jejak Digital Jadi Penentu Masa Depan Karier

“Kita ingin Pilpres 2024 itu berjalan sekali putaran, terutama karena alasannya kita ingin menghindari polarisasi, karena polarisasi itu sangat tidak baik bagi Bangsa Indonesia, kita nggak ingin ada pembelahan sosial terlalu dalam hanya karena pilpres,” kata Syifak di lokasi acara di Bento Cafe, Yogyakarta, Kamis 4 Januari 2024. 

Selain menghindari polarisasi ekstrim, Pilpres 2024 sekali putaran juga mampu menghemat anggaran sampai Rp 17 triliun lebih, dan anggaran sebesar ini bisa dialokasikan ke program kemaslahatan masyarakat Indonesia. 

“Kenapa harus sekali putaran supaya laju pembangunan, laju ekonomi kita tidak terhambat karena pelaku ekonomi itu butuh kepastian, siapa pemimpin ke depan. Nah kalau sampai tanggal 14 Februari presidennya masih harus diulang pemilihannya, artinya kan ada stagnan, ada stagnasi antara pelaku ekonomi juga, yang kita khawatirkan menciptakan ketidakstabilan politik itu sebenarnya maksud dari agenda ini,” ucapnya.

Diakui Syifak, perwakilan mahasiswa yang hadir dalam Kopdar FIM ini mendukung penuh gagasan Pilpres 2024 sekali putaran agar pembangunan yang sudah dikerjakan oleh pemerintah saat ini berkelanjutan, serta memberikan kepastian bagi masyarakat, pelaku UMKM hingga para investor dalam maupun luar negeri.

“Dari semua ini kan kita tadi ada perwakilan 6 kampus besar di Yogyakarta itu memberikan gagasannya, dan saya melihat semua gagasan 6 perwakilan mahasiswa dari 6 kampus itu, itu semuanya memang mengarah kepada cita-cita Indonesia maju dengan mendukung Pilpres 2024 sekali putaran," bebernya.

Halaman Selanjutnya
img_title