Ganjar Pranowo Sambangi Rumah Buruh di Tangerang
- Istimewa
Banten.Viva.co.id - Teriakan Ganjar Presiden riuh diucapkan pata buruh, saat Capres nomor urut tiga itu mendatangi rumah buruh di daerah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Jumat, 17 November 2023.
Rumah buruh yang didatangi Ganjar itu di huni oleh Putra Ajiyanto beserta keluarganya. Dia berdiskusi dan menerima berbagai masukkan dari capres yang diusung oleh PDIP dan PPP di kursi parlemennya.
Baca Juga :
Nilai Investasi di Banten tahun 2023 Mencengangkan, Segini Nilainya
Airin Rachmi Diany Resmi Jadi Ketua TKD Banten untuk Menangkan Prabowo-Gibran
Relawan Projo dan Warga Tetap Semangati Timnas Meski Berat Masuk 16 Besar
"Ganjar presiden. Hidup pak Ganjar," begitu teriak masyarakat dan buruh, Jumat, 17 November 2023.
Mantan Gubernur Jawa Tengah itu datang ke rumah sederhana milik buruh yang berlokasi di Jalan Mustika, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Jumat 17 November 2023, sekitar pukul 16.00 wib.
Kedatangan capres nomor urut tiga itu ditemani oleh Sekjen Relawan Buruh Sahabat Ganjar Mustopo, Ketua Relawan Buruh Sahabat Ganjar Provinsi Banten Ahmad Supriadi, dan Ketua Umum Ganjar Muda Indonesia (GMI) Evan Lanell Wea.
Dirjmah sederhana itu Ganjar memimpin langsung konsolidasi buruh, mendengar aspirasi serta keluh kesah pata pegawai.
Usai berdialog, Ganjar berbicara kepada masyarakat dan buruh menggunakan toa. Ganjar mengaku sudah mendengar apa yang menjadi pikiran, perasaan, dan disampaikan dengan sangat jelas sekali oleh buruh.
"Kami sangat senang ketika kawan-kawan buruh menyadari posisi masing-masing. Ada regulasi yang harus direvisi, ada dialog yang harus dilakukan dan ada komunikasi yang dibangun intens," ujar Ganjar.
Menurut Ganjar, tugas pemerintah yakni memfasilitasi pertemuan dengan para buruh. Sehingga, seluruh ide dan gagasan bisa diformulasikan dan saling menguntungkan.
Relawan Buruh Ganjar
- Relawan Buruh Ganjar
Ganjar mengungkapkan, ada empat poin utama pembicaraan dengan buruh. Pertama, bagaimana kepastian buruh bekerja. Kedua, bagaimana kenyamanan buruh bekerja. Ketiga, ada aturan yang jelas seandainya terjadi PHK bagi buruh. Keempat, apa yang harus dilakukan Pemerintah saat buruh kena PHK.
"Inilah inisiatif Pemerintah yang harus diambil. Tadi saya mendapatkan masukan banyak maka saya titip ke buruh ini ada kesempatan untuk memformulasikan aturan, konsep yang diinginkan, merumuskan kebijkaan, sehingga bertemulah kita dalam sebuah kesepakatan," jelasnya.